Aksi Anarkis Oknum Bobotoh Bukan Cerminan Cinta Persib

- Rabu, 28 April 2021 | 20:29 WIB
Bobotoh Persib Bandung.
Bobotoh Persib Bandung.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Usai kalah di final Piala Menpora 2021, nasib Persib begitu naas. Selain kalah dari Persija, juga menuai amarah para pendukung.

Seperti diketahui, para oknum bobotoh Persib Bandung meluapkan amarah usai laga Final Piala Menpora dengan menyerang Graha Persib yang berlokasi di Jalan Sulanjana No. 17, Kota Bandung, pada Minggu, 25 April 2021 malam.

Penyerangan itu terjadi dua kali. Penyerangan pertama dilancarkan sekitar pukul 22.40 WIB dan penyerangan kedua terjadi sekira pukul 23.10 WIB. Dari penyerangan itu, petugas keamanan menemukan bukti berupa tiga flare, sebuah batu serta botol plastik berisikan air yang dilempar ke area Graha Persib.

Menanggapi hal itu, pengamat sepak bola Mohamad Kusnaeni mengungkapkan, tindakan anarkisme oknum bobotoh Persib Bandung yang meluapkan kekecewannya atas kegagalan Persib dalam menyabet trofi Piala Menpora 2021 adalah tidak pernah bisa dibenarkan.

Menurutnya, hasil yang diraih klub tetap harus dihargai karena sudah bermain di final kompetisi.

Sebagai pendukung yang baik, lanjut Bung Kus, sapaan akrabnya, meluapkan kekecewaan dengan melakukan tindakan anarkisme terhadap properti milik klub adalah cara yang salah dalam mencintai klub.

"Tetap tidak bisa dibenarkan apa pun alasannya, suporter harus belajar menjadi lebih dewasa terus harus belajar tentang mencintai klubnya dengan cara yang lebih bertanggung jawab," tegasnya ketika dihubungi, Rabu, 28 April 2021.

Bukan hanya cara yang salah dalam mencintai klub, kata Bung Kus, aksi anarkisme oknum bobotoh dan kerumunan The Jak akan menjadi pertimbangan bagi pihak kepolisian dalam menerbitkan surat izin keramaian untuk menggelar Liga 1 pada 3 Juli 2021 nanti.

Ia pun menyayangkan kejadian yang tidak diinginkan itu justru terjadi pada akhir gelaran Piala Menpora 2021. Meski begitu, Bung Kus tetap optimistis Polri akan melihat secara utuh dari awal sampai akhir gelaran Piala Menpora 2021. Pasalnya, turnamen pra musim itu menunjukan tidak ada kerumunan pada sebagian besar pertandingan.

Halaman:

Editor: Dadi Haryadi

Tags

Terkini

X