Terdampak Pandemi, Persib Gaji Pemain 25% dari Kontrak

- Jumat, 20 November 2020 | 16:47 WIB
Skuat Persib Bandung menggelar latihan di Stadion Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Kamis (29/8/2019).
Skuat Persib Bandung menggelar latihan di Stadion Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Kamis (29/8/2019).

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Ketidakpastian Liga 1 2020 akibat pandemi Covid-19 menjadi pukulan berat bagi industri sepak bola Indonesia. Kondisi finansial mayoritas klub peserta pun begitu diuji musim ini, tak terkecuali, Persib Bandung.

Salah satu klub yang memiliki finansial cukup stabil di Indonesia itu bahkan merasakan dampak dari adanya pandemi virus corona ini.

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono mengatakan, timnya merasakan ujian berat dari penangguhan liga. Alasan tak adanya izin keramaian untuk melanjutkan liga karena angka kasus Covid-19 di Indonesia yang masih belum teratasi.

Saat ini klub berjuluk Maung Bandung itu sudah menurunkan gaji para pemain, pelatih, dan staf ofisial sebesar 25% dari nilai kontrak. Selain demi mengikuti anjuran federasi, kebijakan pemotongan gaji ini diyakini untuk menjaga roda perekonomian klub yang terimbas pandemi lantaran tak ada pemasukan dari hak siar maupun penjualan tiket.

Kendati demikian, Teddy mengatakan, seluruh pemainnya tetap setuju dengan pemotongan gaji tersebut. Menurut Teddy, pembicaraan soal pemotongan gaji tersebut sudah didiskusikan bersama seluruh pemain.

""sudah (diskusi gaji 25%), semua oke," kata Teddy, Jumat (20/11/2020).

Sementara itu, saat disinggung kerja sama dengan sponsor, Persib berkomitmen tetap menjalin kerja sama.

Pihaknya juga sudah menjelaskan kepada para perwakilan sponsor terkait  situasi kompetisi.

"Insyaallah tetap komit. kita harus menjelaskan dan bicara dengan semua sponsors kita," ujarnya.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Terkini

Cerita di Balik Tari Jaipong Mohammed Rashid

Minggu, 24 Oktober 2021 | 19:52 WIB
X