Beradaptasi Saat Pandemi, Reynaldi Dwi Putra Sukses Dirikan Dimsum Gow

- Jumat, 23 Juli 2021 | 22:00 WIB
Dimsum Gow memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan dimsum lainnya. Menu yang variatif dengan tiga teknik pengolahan, yaitu steam (kukus), torch (bakar), dan fry (goreng).
Dimsum Gow memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan dimsum lainnya. Menu yang variatif dengan tiga teknik pengolahan, yaitu steam (kukus), torch (bakar), dan fry (goreng).

PANYILEUKAN, AYOBANDUNG.COM - Pandemi Covid-19 membuat sebagian besar masyarakat kehilangan kesempatan bekerja. Salah satu yang dilakukan untuk dapat bertahan adalah berbisnis kuliner.

Banyak para pekerja yang kemudian beralih fokus untuk membangun bisnis kuliner selama pandemi. Salah satunya adalah Reynaldi Dwi Putra, seorang konsultan pendiri Dimsum-Gow">Dimsum Gow (@dimsumgow).

Bersama rekannya, Daffan Mulfi, ia memutuskan untuk mendirikan Dimsum-Gow">Dimsum Gow pada 11 Januari 2021, yang beralamat di Jalan AH Nasution No. 483, Cipadung, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung.

Rey bercerita, adanya pandemi membuat ia terpaksa untuk memeras kreativitas. Keluar dari zona nyaman, dari tempat kerja yang serba enak.

“Sebisa mungkin, kita berfikir bagaimana caranya kita survive dengan memanfaatkan hobi dan ilmu yang kita punya,” jelas Rey kepada Ayobandung.com, Kamis (22 Juli 2021).

Rey yang merupakan mahasiswa lulusan NHI Bandung bidang Food Production ini juga berpengalaman bekerja di luar negeri. Ia pernah bekerja di Dubai selama kurang lebih tujuh tahun. Hingga akhirnya kembali ke Indonesia untuk mendirikan usaha sendiri.

Sebenarnya ia juga sempat berjualan aneka olahan pasta, toast, dan rice bowl. Namun, menurutnya Dimsum dirasa lebih menarik karena dapat dikmati berbagai kalangan.

Dimsum itu bisa dinikmati semua usia dan semua kalangan, dari yang middle class, sampai kelas menengah ke bawah,” lanjutnya.

Dimsum-Gow">Dimsum Gow memiliki keunikan tersendiri dibanding dengan dimsum lainnya. Menu yang variatif dengan tiga teknik pengolahan, yaitu steam (kukus), torch (bakar), dan fry (goreng).

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

10 Makanan Khas Bandung yang Cocok Disantap Saat Hujan

Kamis, 11 November 2021 | 11:50 WIB

10 Rekomendasi Kuliner Malam Bandung, Dijamin Enak!

Minggu, 7 November 2021 | 07:00 WIB

Mille Crepe, Dessert Khas Jepang yang Menggoda Selera

Sabtu, 6 November 2021 | 14:31 WIB

Jangan Simpan Bawang di Kulkas, Ini Alasannya!

Senin, 1 November 2021 | 22:46 WIB

Yuk ke Trouit, Kafe ala Pantai di Sudut Kota Bandung

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 08:00 WIB
X