“Si Madu” dan Jenis Buah Nanas yang Paling Enak

- Selasa, 23 Februari 2021 | 11:59 WIB
Buah nanas.
Buah nanas.

Daun nanas Cayenne ini tidak berduri. Rasanya manis asam. Diameter buah 11-16 cm dengan berat 1,8-2,3 kilogram. Bahkan ada yang mencapai 5-7 kg yang dikenal dengan nama Walungka atau Sarawak.

Kandungan airnya cukup tinggi, dan empulur (hatinya) relatif kecil. ‘Mata’nya pun tidak dalam. Karena ukuran dan rasanya, nanas ini paling cocok dikalengkan. Selain kelebihan itu, kekurangannya adalah perubahan warna kulitnya agak lambat, sehingga kadang buah sudah matang, tapi kulitnya tampak masih hijau.

Varietas Cayenne dikenal di beberapa daerah di Indonesia dengan nama berbeda. Seperti Cayennelis (Palembang dan Salatiga). Suka Menanti (Bukit Tinggi), Serawak (Tanjung Pinang dan Pacitan), Bogor (Pontianak, Probolinggo, dan Purbalingga), dan Paung (Palangkaraya).

Namun hanya di Subang pertumbuhan Cayenne yang amat baik sehingga sebutan nanas Subang seolah identik dengan nanas Cayenne.

Nanas Queen paling pas dihidangkan di meja. Rasanya manis, aromanya harum, dan warna kulitnya enak dilihat: kuning cerah dan kemerahan. Beratnya sekitar 1 kilogra. Bentuk buah cenderung panjang. Kekurangannya, ukuran buah kecil, dan matanya agak dalam sehingga banyak daging buah yang terbuang ketika dikupas.

Varietas Queen yang paling paling banyak dihasilkan dari: Bogor (gati, kapas, dan kiara), nanas Palembang, serta batu dari Kediri. Ditemukan juga di: Pontianak (nanas cina), Palangkaraya (nanas betawi), Purwokerto (nanas batu), Kediri (nanas bali/jawa), Jember (monserat dan bali), Bondowoso (kidang dan uling), Sumenep (durian), dan Salatiga (nanas bogor).

Meskipun waktu matang rasanya manis dan aromanya tajam menyenangkan, varietas Spanish ini kurang disukai karena berserat. Nanas ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembuat kertas dan tekstil.

Halaman:

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Terkini

X