Pekarangan Rumah Jadi Sumber Pangan, Banyak Manfaatnya!

- Jumat, 6 Agustus 2021 | 20:45 WIB
Warga merawat bibit sayuran di Buruan SAE (Buruan Sehat Alami Ekonomis) RW 09, Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Rabu (6/1/2021). Beragam bibit sayuran yang ditanam di tempat tersebut, nantinya akan dibagikan kepada warga sebagai upaya pemanfaatan pekarangan atau lahan yang ada di masyarakat untuk berkebun.
Warga merawat bibit sayuran di Buruan SAE (Buruan Sehat Alami Ekonomis) RW 09, Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Rabu (6/1/2021). Beragam bibit sayuran yang ditanam di tempat tersebut, nantinya akan dibagikan kepada warga sebagai upaya pemanfaatan pekarangan atau lahan yang ada di masyarakat untuk berkebun.

LENGKONG,AYOBANDUNG.COM — Lahan pekarangan rumah dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin sebagai sumber pangan, sehingga kebutuhan gizi pada keluarga dapat terpenuhi.

Rumah yang memiliki pekarangan harus dimanfaatkan dengan ditanami tananan sayuran dan buah-buahan. Pekarangan rumah juga dapat ditanami berupa tanaman hias sehingga memiliki nilai estetika.

Pekarangan rumah juga akan menghasilkan oksigen dan udara yang bersih, menjaga sistem hidrologi dan dapat juga menjadi ekosistem hewan liar seperti serangga dan burung.

Menurut Dosen Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Dr. Ir. Mansyur, M.Si., konsep pertanian urban dapat dintegrasikan dengan kegiatan berternak ikan dengan menggunakan lahan yang terbatas.

“Bisa juga memakai konsep pertanian urban jadi atasnya bertani dibawahnya sembari beternak ikan. Cukup efisien dengan cara ini jadi tidak usah menyiram tanaman lagi,” ujar Mansyur.

Selain dapat menghasilkan oksigen dan udara bersih, menurut Mansyur, bertani di pekarangan rumah dapat dijadikan sumber penghasilan.

Pekarangan Rumah harus dimaksimalkan sebaik mungkin, bila lahannya sempit dan tidak memungkinkan usahakan menggunakan sistem hidroponik menggunakan pipa sederhana. Bila lahannya luas bisa sembari ternak ikan lele atau ternak telur ayam omega 3 dan ini bisa sebagai tambahan mata pencaharian yang menjanjikan,” ujar Mansyur.

Dengan ditanaminya beragam tanaman yang bermanfaat maka ketahanan pangan maupun kebutuhan gizi keluarga akan tercukupi ditambah banyaknya waktu luang ketika pandemi Covid-19 untuk memelihara tanaman.

“Dengan banyak ragam tanaman yang bermanfaat dan akan menghasilkan bahan pangan, ada sayuran, obat-obatan herbal rempah dan bumbu masak maka ketahanan keluarga serta gizi keluarga tersebut akan tercukupi, ditambah pandemi Covid-19 membuat masyarakat memiliki tren menanam tanaman yang sangat sejalan dengan program ketahanan pangan melalui pekarangan rumah,” ujar Mansyur.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Gabus, dari Rawa Jadi Ikan Hias Jutaan Rupiah

Selasa, 21 September 2021 | 16:34 WIB

FESTRA 2021: Menjaga Kebudayaan Indonesia

Selasa, 7 September 2021 | 10:24 WIB

Inovasi Baru, Budi Daya Stroberi di Peti Kemas

Kamis, 5 Agustus 2021 | 17:55 WIB
X