Obati Diabetes dan 3 Manfaat Tanam Lidah Buaya di Pekarangan Rumah

- Selasa, 27 Juli 2021 | 22:40 WIB
Ilustrasi lidah buaya yang ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Selain indah, lidah buaya juga memiliki segudang manfaat bagi manusia.
Ilustrasi lidah buaya yang ditanam di pekarangan rumah sebagai tanaman hias. Selain indah, lidah buaya juga memiliki segudang manfaat bagi manusia.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — "Tongkat kayu dan batu jadi tanaman", begitulah julukan yang menggambarkan kesuburan tanah Indonesia.

Hal ini juga mendorong masyarakatnya gemar menanam tanaman di pekarangan rumah, mulai dari tanaman hias hingga tanaman obat-obatan.

Salah satu tanaman hias yang juga sebagai tanaman obat adalah lidah buaya. Tanaman lidah buaya sangat mudah ditemukan di pekarangan rumah karena selain pohonnya yang cantik, ia juga cukup mudah untuk dirawat dan dikembangbiakkan.

Tanaman dengan daun yang memiliki duri ini bisa tumbuh dimana saja, baik pot maupun pekarangan rumah. Menanam lidah buaya di pekarangan rumah caranya cukup mudah. Pertama buatlah lubang tanam berukuran panjang dan lebar 10 cm dan biarkan terbuka selama seminggu yang disusul dengan memasukkan media tanam dan bibit. Pemberian pupuk dapat dilakukan setelah satu bulan dan dilakukan tiga bulan sekali.

Tanaman berbentuk unik ini memiliki berbagai macam khasiat yang luar biasa. Menurut Hieronymus Budi Santoso dalam bukunya Seri Mengenal Tanaman Obat Lidah Buaya, dalam daun dan akar lidah buaya mengandung flavonida dan tanin yang mampu memperbaiki sel yang rusak akibat radikal bebas atau antioksidan, juga anti bakteri.

Berikut beberapa khasiat dari tanaman lidah buaya untuk mengobati masalah sehari-hari yang perlu diketahui.

1.  Luka Siraman Air Panas

Saat memasak atau sedang membuat teh dan kopi, kejadian tersiram air yang panas mungkin saja terjadi. Jika tidak segera ditangani, kulit yang terkena siraman akan melepuh karena terbakar. Mengobati kulit yang terkena siraman air panas menggunakan lidah buaya adalah dengan menyiapkan daun lidah buaya yang sudah dicuci bersih. Kemudian ambil bagian dalamnya dan tempelkan pada bagian kulit yang tersiram air panas.

2.  Wasir

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Gabus, dari Rawa Jadi Ikan Hias Jutaan Rupiah

Selasa, 21 September 2021 | 16:34 WIB

FESTRA 2021: Menjaga Kebudayaan Indonesia

Selasa, 7 September 2021 | 10:24 WIB

Inovasi Baru, Budi Daya Stroberi di Peti Kemas

Kamis, 5 Agustus 2021 | 17:55 WIB

7 Hama Tanaman Hias Aglonema dan Cara Mengatasinya

Minggu, 1 Agustus 2021 | 19:10 WIB

5 Komunitas Unik yang Hanya Ada di Bandung Raya

Minggu, 1 Agustus 2021 | 12:00 WIB
X