Tips Merawat Kaktus dan Sukulen Agar Tak Lekas Busuk

- Sabtu, 12 Juni 2021 | 20:05 WIB
Sukulen dan kaktus memiliki perawatan khusus yang perlu diperhatikan.
Sukulen dan kaktus memiliki perawatan khusus yang perlu diperhatikan.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Seiring meningkatnya tren mengoleksi tanaman hias, masyarakat semakin berbondong-bondong memburu aneka jenis tanaman. Meski tergolong mudah, namun merawat tanaman  hias diperlukan pengetahuan dan perhatian yang cukup ekstra.

Salah satunya pada jenis tanaman mini seperti kaktus dan sukulen. Tanaman yang bisa dijadikan hiasan di meja kantor atau di beberapa sudut ruangan ini, ternyata memiliki perawatan yang berbeda dengan tanaman pada umumnya.

Walaupun banyak yang menyebut perawatan kaktus dan sukulen ini cukup mudah, tetapi tidak sedikit juga pemula yang malah menemui koleksi mereka berakhir busuk. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman soal teknik perawatannya terlebih dahulu.

Fajhar, pemilik kios kaktus dan sukulen Queen Island yang terletak di Jalan Sersan Bajuri, Kabupaten Bandung Barat, sedikit menjelaskan bagaimana cara merawat tanaman kaktus dan sukulen anti gagal.

“Siramnya seminggu sekali, bagusnya terkena sinar matahari jadi enggak di tempat gelap karena pertumbuhannya bisa terhambat, terus nanti di medianya dia akan cepat busuk gitu,” terang Fajhar saat diwawancarai Ayobandung.com, Jumat, 11 Juni 2021.

Fajhar menekankan jika media tanam yang digunakan untuk kaktus dan sukulen haruslah kering supaya tidak membuat batang cepat busuk. Ia mengatakan bahwa media tersebut haruslah terdiri dari tiga komponen.

“Media yang bagus itu campuran dari pupuk kandang, pasir malang atau pasir biasa juga enggak apa-apa, sama sekam bakar atau biasanya sekam mentah. Tiga komponen itu aja,” terang Fajhar.

Selain Fajhar, Rusyana yang telah menggeluti bisnis kaktus dan sukulen lebih dari dua puluh tahun, menambahkan bahwa jangka waktu penyiraman tidak perlu dilakukan terlalu sering.

“Dari teknik penyiraman cukup satu minggu sekali, kalau posisinya panas terus kering bisa empat hari sekali, enggak terlalu basah. Kalau target seminggu sekali basah,” ujar Rusyana.

Halaman:

Editor: Nur Khansa Ranawati

Tags

Terkini

X