Kaktus, si Cantik Berduri Penyuka Iklim Panas

- Minggu, 18 April 2021 | 07:00 WIB
Yadi Cahyadi, petani kaktus di Kampung Ampera, Desa Jayagiri, Lembang.
Yadi Cahyadi, petani kaktus di Kampung Ampera, Desa Jayagiri, Lembang.

“Jenis kaktus itu sejatinya ada ribuan, saya menjual kaktus ada yang per pot dan juga rangkaian seperti parsel, kayu, dan keramik kalau ada pesanan. Harganya sekitar Rp400.000 sampai Rp500.000,” jelasnya.

-
Kaktus Gymnocalycium. (Ayobandung.com/Taupik Saepuloh/magang)

Penjual kaktus yang sudah berkecimpung 6-7 tahun ini berujar, pembeli domestik dan mancanegara memiliki perbedaan dalam memilih jenis kaktus. Serta, tidak banyak yang mengetahui bahwa kaktus ini memiliki jenis yang tidak berduri. 

“Kalau yang di dalam negeri biasanya minta jenis kaktus yang warna-warni dan kalau yang dari luar nyari yang warna hijau seperti biasa. Sama banyak yang salah kaprah kalau kaktus itu yang berduri, tapi ada juga yang tidak berduri,” ujar Yadi.

Setelah hampir 7 tahun berbisnis kaktus, dia saat ini mengalami kenaikan pembelian yang cukup drastis di masa pandemi Covid-19.

“Sekarang jadi naik, kurang lebih 20-40% karena lagi pandemi gini orang-orang jenuh dan mencari hobi baru,” jelas Yadi.

-
Kaktus cowboy. (Ayobandung.com/Taupik Saepuloh/magang)

Dalam mengirim kaktus, ia mengklaim hanya dengan cara dibungkus memakai tisu serta packing menggunakan kardus, tanaman hias ini akan tahan hingga 1-2 minggu tanpa menggunakan media tanam. 

Yadi pun menjelaskan cara mengurus kaktus di rumah secara berkala dan teratur setiap minggunya. Serta, kaktus ini memiliki beragam manfaat selain menjadi hiasan.

“Seminggu sekali mah dijemur 1 sampai 2 jam sambil disemprot secara rutin, lalu masukin lagi ke dalam rumah. Kaktus sangat bermanfaat untuk mencegah radiasi elektronik misalnya disimpan dekat TV dan pencemaran asap misalnya asap rokok dan dapur,” jelasnya. (Taupik Saepuloh)

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Gabus, dari Rawa Jadi Ikan Hias Jutaan Rupiah

Selasa, 21 September 2021 | 16:34 WIB

FESTRA 2021: Menjaga Kebudayaan Indonesia

Selasa, 7 September 2021 | 10:24 WIB

Inovasi Baru, Budi Daya Stroberi di Peti Kemas

Kamis, 5 Agustus 2021 | 17:55 WIB
X