Tips UMKM Bertahan dari Gempuran Pandemi, Rendahkan Hati dan Inovatif

- Minggu, 21 Maret 2021 | 13:00 WIB
Peserta saat mengikuti Workshop Photography bagi UMKM di Cimahi Techno Park, Jalan Baros, Kota Cimahi, Jumat (13/11/2020).
Peserta saat mengikuti Workshop Photography bagi UMKM di Cimahi Techno Park, Jalan Baros, Kota Cimahi, Jumat (13/11/2020).

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor yang terdampak kebijakan terkait pandemi. Ada UMKM yang harus menyerah, ada pula yang bisa bangkit.

Co-founder Peapepo, Licke Mayasari, membagi tips agar UMKM tak goyah meski ada ketidakpastian ekonomi. Pengusaha yang fokus di bidang souvenir dan hadiah ini mengatakan, ada beberapa hal yang dilakukannya untuk mempertahankan bisnis di tengah pandemi.

1. Relevan dan inovatif

Menurutnya, pandemi menuntut UMKM untuk mengesampingkan ideologi. Usahanya bisa dibuat relevan dengan kondisi sosial saat ini.

Usaha souvenir miliknya, misalnya, harus keluar dari koridor untuk bisa bertahan. Licke mencoba berinovasi dari bisnis hadiah gambar karikatur dalam bingkai ke bisnis masker.

Untuk tetap menghadirkan ciri khas usahanya, Licke membuat masker dengan sentuhan karikatur khas Peapepo.

"Terima kondisi yang ada sambil melakukan inovasi," ujar Licke dalam webinar bertajuk 'Adaptasi dan Teknologi, Kiat UMKM Lokal Terus Berkembang di Tengah Pandemi', beberapa waktu lalu.

2. Belajar membaca data atau tidak mengambil keputusan berdasarkan feeling

Dalam menentukan pembuatan produk, kata dia, barang yang dihasilkan sebaiknya merujuk pada permintaan pasar, bukan kesenangan pribadi.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

FESTRA 2021: Menjaga Kebudayaan Indonesia

Selasa, 7 September 2021 | 10:24 WIB

Inovasi Baru, Budi Daya Stroberi di Peti Kemas

Kamis, 5 Agustus 2021 | 17:55 WIB

7 Hama Tanaman Hias Aglonema dan Cara Mengatasinya

Minggu, 1 Agustus 2021 | 19:10 WIB

5 Komunitas Unik yang Hanya Ada di Bandung Raya

Minggu, 1 Agustus 2021 | 12:00 WIB
X