Wisata Literasi di Perpustakaan Batu Api

- Rabu, 18 Januari 2017 | 14:09 WIB
Deretan buku berbaris rapi di setiap rak Perpustakaan Batu Api. (Hengky Sulaksono/AyoBandung)
Deretan buku berbaris rapi di setiap rak Perpustakaan Batu Api. (Hengky Sulaksono/AyoBandung)

SUMEDANG, AYOBANDUNG.COM--Deretan buku berbaris rapi di setiap rak Perpustakaan Batu Api. Ratusan karya penulis dari berbagai belahan dunia siap memanjakan mata sekaligus memberi nutrisi otak kepada para pengunjungnya.

Terletak di Jalan Raya Jatinangor, Kabupaten Sumedang, perpustakaan minimalis ini memiliki dua ruangan utama berukuran sekira 4x8 meter. Batu Api menyimpan bongkahan harta karun intelektual yang tak ternilai. Cocok bagi mereka yang keranjingan buku, bahkan awam sekalipun.

Karangan filsafat, sastra, politik, humaniora, hingga biografi tak bakal sulit ditemui. Dari era Yunani Klasik hingga karya-karya pengarang kontemporer bisa ditemukan.

Letak perpustakaan yang berada di kawasan perguruan tinggi, membuatnya familiar di kalangan mahasiswa. Hampir setiap hari puluhan mahasiswa Univesitas Padjadjaran, ITB, UIN SGD Bandung, Ikopin, serta kampus lainnya datang menyambangi.

"Kalau lagi musim kuliah, suka sampai berdesakan. Pusing juga saya," kata pemilik Batu Api, Anton Solihin, kepada AyoBandung, Rabu (18/1/2017).

Selain mahasiswa, dosen hingga kalangan buruh juga kerap menyambangi Batu Api. Anton menuturkan buruh-buruh biasanaya berdatangan saat waktu-waktu senggang di akhir pekan.

"Kalau buruh biasanya dari Rancaekek. Datangnya weekend atau kalau lagi liburan. Suka baca-baca di sini," terangnya.

Selain buku, Perpustakaan Batu Api menyediakan musik dan film dan musik. Anton tak ingat berap persisinya jumlah buku, film, dan musik yang disediakan di perpustakaan. "Jumlah persisnya enggak tahu, enggak pernah ngitung. Bisa sampai ribuan," ungkapnya.

Perpustakaan Batu Api buka setiap Senin hingga Sabtu pukul 10.00 WIB-18.00 WIB. Selain menjadi wahana baca reguler, Batu Api kerap dijadikan tempat kongkow. Sesekali acara diskusi buku, film, musik, ikut meramaikan.(Hengky Sulaksono)

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Gabus, dari Rawa Jadi Ikan Hias Jutaan Rupiah

Selasa, 21 September 2021 | 16:34 WIB

FESTRA 2021: Menjaga Kebudayaan Indonesia

Selasa, 7 September 2021 | 10:24 WIB

Inovasi Baru, Budi Daya Stroberi di Peti Kemas

Kamis, 5 Agustus 2021 | 17:55 WIB

7 Hama Tanaman Hias Aglonema dan Cara Mengatasinya

Minggu, 1 Agustus 2021 | 19:10 WIB
X