70 Hari Lagi, Arab Saudi Diprediksi Capai Herd Immunity

- Selasa, 20 Juli 2021 | 10:33 WIB
Ilustrasi -- Vaksinasi Covid-19.
Ilustrasi -- Vaksinasi Covid-19.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Arab Saudi gencar menyampaikan kampanye vaksinasi Covid-19 kepada seluruh warga Saudi. Vaksinasi yang dilakukan sejak 15 Desember 2020 itu, diprediksi akan mengantarkan Arab Saudi mencapai herd immunity dalam 70 hari lagi.

Dilansir Republika.co.id dari Saudi Gazette, Selasa, 20 Juli 2021, Arab Saudi diharapkan mencapai kekebalan kelompok terhadap Covid-19 setelah 70 persen populasi menerima dua dosis vaksin dalam waktu 70 hari. Kerangka waktu didasarkan pada perhitungan 369.000 dosis vaksin yang diberikan setiap hari.

Lebih dari 53 persen populasi Saudi sejauh ini telah menerima vaksin melawan virus corona, dengan lebih dari 22,5 juta dosis vaksin diberikan sejak dimulainya vaksinasi pada tahun lalu. Saat ini, pemberian vaksin virus corona melalui 587 pusat vaksinasi di seluruh Kerajaan telah mencapai lebih dari 497 ribu dosis setiap hari.

Pemberian vaksin harian, pada awalnya, adalah sekitar 40 ribu dosis ketika kampanye vaksinasi nasional dimulai Desember lalu. Tetapi laju distribusi vaksin telah dipercepat sejak 25 Februari.

Percepatan datang dalam menghadapi tenggat waktu yang semakin dekat untuk imunisasi wajib bagi siapa saja yang ingin menghadiri acara sosial, ekonomi, komersial, budaya, ilmiah, hiburan atau olahraga mulai 1 Agustus.

Kementerian Kesehatan telah secara teratur memanggil semua orang di Kerajaan, termasuk warga negara, ekspatriat, dan bahkan ilegal, untuk mendaftarkan nama mereka di aplikasi Sehhaty untuk mendapatkan vaksin gratis paling cepat. Vaksin yang telah disetujui di Kerajaan adalah Pfizer, Oxford-AstraZeneca, Johnson & Johnson dan Moderna.

Kementerian saat ini menawarkan vaksin AstraZeneca dan Pfizer melalui pusat vaksin sepanjang waktu. Adapun vaksin Johnson & Johnson dan Moderna, mereka telah mendapat persetujuan kementerian untuk digunakan terutama di luar Kerajaan.

Menurut statistik kementerian, jumlah total infeksi virus corona di Kerajaan pada hari Senin mencapai 510.869 dan jumlah pemulihan mencapai 492.149. Sedangkan jumlah total kematian akibat komplikasi yang disebabkan oleh virus adalah 8.089.

Kementerian menyerukan penerapan tindakan pencegahan lanjutan setelah mengambil vaksin, seperti memakai masker dan menjaga jarak fisik. Disebutkan juga bahwa vaksin berkontribusi secara signifikan untuk mengurangi infeksi, tetapi tidak mencegahnya, terutama karena epidemi masih muncul dalam bentuk varian baru yang bermutasi.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Beruang Kutub Akan Punah 79 Tahun Lagi

Senin, 18 Oktober 2021 | 19:03 WIB

Putri Bill Gates Masuk Islam?

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:23 WIB

Apple Tutup Aplikasi Alquran di China, Kenapa?

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Masjid Diserang, 10 Orang Sedang Sholat Ashar Tewas

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:30 WIB

6 Drama Korea Romantis yang Cocok Ditonton saat Hujan

Senin, 11 Oktober 2021 | 15:28 WIB
X