Keren! Australia Bakal Bangun Taman Laut Seluas Pulau Kalimantan

- Rabu, 26 Mei 2021 | 12:19 WIB
[Ilustrasi] pemandangan indah di bawah laut.
[Ilustrasi] pemandangan indah di bawah laut.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Australia menyatakan, bahwa mereka akan membangun dua taman laut baru yang signifikan secara global, dan kedua taman tersebut akan mengambil tempat di Samudra Hindia.

Australia berencana untuk menambahkan sebuah wilayah yang berukuran lebih besar dari negara Perancis atau negara bagian Texas di tengah Samudra Hindia atau kurang lebih seluas wilayah Pulau Kalimantan, sebagai bagian dari jaringan taman laut milik pemerintah.

Sebuah taman suaka akan didirikan di sekitar Kepulauan Natal, yang jaraknya kurang lebih 1.500 kilometer di sebelah barat daratan Australia. Di pulau tersebut berdiri sebuah pusat imigrasi lepas pantai Australia bagi para pencari suaka, pulau itu juga terkenal sebagai lokasi migrasi tahunan jutaan kepiting merah yang spektakuler.

Wilayah tersebut merupakan satu-satunya daerah yang dikenal sebagai tempat bertelur ikan tuna bersirip biru yang terancam punah.

Sementara cagar alam lainnya akan mencakup kepulauan Cocos Keeling. Kepulauan karang tersebut merupakan satu lagi wilayah bagian luar Australia yang berpenduduk kurang lebih 600 orang.

Kepulauan tersebut berada separuh jalan antara Kota Perth di Australia dan negara kepulauan Sri Lanka di Asia Selatan.

Pulau Natal dan Kepulauan Cocos Keeling dianggap oleh para ahli sebagai daerah pusat bagi keaneka-ragaman hayati di Samudera Hindia, yang berada di bawah tekanan industry perikanan dan dibebani oleh perubahan iklim dan polusi.

Taman laut yang diusulkan tersebut akan mencakup wilayah gabungan dengan luas lautan yang mencapai 740 ribu kilometer persegi. Rencana tersebut didukung oleh banyak kelompok pecinta lingkungan.

Dikutip dari Suara.com (jaringan Ayobandung.com), Christabel Mitchell adalah direktur nasional aliansi “Save Our Marine Life”, kepada Australian Broadcasting Corporation ia mengatakan bahwa kelompoknya menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya ini merupakan sebuah kesempatan yang sangat menyenangkan dan komitmen oleh pemerintahan (Scott) Morrison ini memiliki arti global yang sangat signifikan.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Terkini

Benarkah Bob Saget Meninggal Karena Sakit Jantung?

Senin, 10 Januari 2022 | 12:46 WIB

5 Drama Korea Tayang di Disney+ Januari 2022

Kamis, 6 Januari 2022 | 12:32 WIB

7 Negara dengan Kasus Omicron di Asia, Mana Saja?

Kamis, 16 Desember 2021 | 18:23 WIB
X