Mengharukan, Dokter Hindu Bacakan Syahadat pada Pasien Covid-19 Kritis

- Senin, 24 Mei 2021 | 06:14 WIB
Ilustrasi -- Virus Corona E484K.
Ilustrasi -- Virus Corona E484K.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Di tengah gelombang Covid-19 yang mencekam, terdapat kisah menyentuh hati yang terjadi di India. Seorang dokter beragama Hindu Rekha Krishnan melakukan tindakan yang banyak dipuji warganet ketika diketahui kisahnya. Dia membacakan dua kalimat syahadat kepada pasien Covid-19 yang dirawatnya dan dalam keadaan kritis.

Rekha Krishnan yang dibesarkan di Dubai membacakan dua kalimat tersebut kepada pasien Muslimnya yang sekarat dan terbaring di tempat tidur di bangsal Covid di India. Pasien tersebut juga diketahui meninggal setelah Rekha menyelesaikan syahadatnya dengan kalimat "La ilaha illallah Muhammadur Rasulullah."

Dilansir dari Khaleej Times, Jumat, 21 Mei 2021, anggota keluarga dan kerabat memang tidak diizinkan masuk ke bangsal. Sehingga Rekha adalah satu-satunya orang dengan pasien bernama Beevathu yang berusia 56 tahun di saat-saat terakhirnya.

“Dia menderita radang paru-paru parah. Selama masuk rumah sakit, dia dalam kondisi yang buruk dan ditempatkan di ventilator. Kami mencoba yang terbaik tetapi setelah 17 hari, organnya mulai tidak berfungsi," katanya yang merupakan seorang spesialis penyakit dalam di Rumah Sakit dan Pusat Penelitian Sevana di negara bagian Kerala, India Selatan.

"Tidak ada harapan. Kami berdiskusi dengan anggota keluarga, mereka memberikan persetujuan untuk melepaskannya dari ventilator dan menerima takdir tersebut," tambahnya.

Dia mengaku membacakan kalimat syahadat kepada pasien tersebut secara spontan. Karena keluarga disebutnya pasti akan melakukan hal serupa jika berada di sisi pasien tersebut.

“Yang paling menyentuh saya adalah saat saya menyelesaikan kalimat itu, dia menghembuskan nafas terakhir.  Cara ini terjadi, membuat saya merasa seseorang membuat saya melakukannya, seperti campur tangan Tuhan,” katanya melalui telepon dari Pattambi, Kabupaten Palakkad.

Rekha mengaitkan tindakannya itu dengan pengasuhannya di UEA yang kaya budaya. Dia besar dan mengenyam pendidikan di negara Muslim tersebut.

“Saya lahir di Kerala tetapi dibesarkan di Dubai.  Saya menyelesaikan sekolah saya di The Indian High School Dubai.  Orang tua dan kerabat saya ada di Dubai.  Saya satu-satunya yang pindah ke India untuk studi yang lebih tinggi dan menetap di Kerala. Suamiku adalah seorang dokter di Thrissur,” katanya.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Ini Daftar Pemenang Emmy Awards 2021

Selasa, 21 September 2021 | 09:15 WIB

Moderna Jadi Vaksin Covid-19 Terbaik versi CDC

Selasa, 21 September 2021 | 08:35 WIB

Sejak 4 Oktober 2020, Ada 10 Juta Jamaah Tunaikan Umroh

Minggu, 19 September 2021 | 10:05 WIB

Daftar Tayang Film Marvel hingga 2024

Sabtu, 18 September 2021 | 09:43 WIB

5 Negara Sudah Pasrah dan Hidup Damai dengan Covid-19

Jumat, 17 September 2021 | 17:42 WIB

Pohon Terbesar di Muka Bumi Terancam Mati

Jumat, 17 September 2021 | 16:54 WIB

WHO Sebut Kesenjangan Vaksin Buat Virus Kian Menyebar

Rabu, 15 September 2021 | 14:45 WIB

Cina Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Berbasis mRNA

Rabu, 8 September 2021 | 11:53 WIB
X