Setelah Arab Saudi, Jerman akan Kirim Bantuan Oksigen ke India

- Senin, 26 April 2021 | 17:06 WIB
Ilustrasi Covid-19 di India.
Ilustrasi Covid-19 di India.

NEW DELHI, AYOBANDUNG.COM — Setelah Arab Saudi mengirim  80 metrik ton oksigen ke IndiaJerman pun dilaporkan akan mengirim oksigen dan bantuan medis ke India dalam beberapa hari mendatang.

India mengalami lonjakan infeksi virus corona, dengan jumlah kasus melonjak sebesar 349.691 dalam 24 jam terakhir. Jumlah ini merupakan rekor puncak dalam hari keempat secara berturut-turut.

Rumah pun telah sakit menolak pasien, karena kehabisan pasokan oksigen medis.

"Gelombang kedua saat ini sedang menggulung India dengan kekuatan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Memang benar bahwa kami bertindak cepat untuk menghentikan masuknya mutasi baru di Jerman," kata Maas kepada surat kabar Rheinische Post.

Jerman telah mengklasifikasikan India sebagai daerah dengan insiden virus corona yang tinggi dan juga menempatkan negara itu dalam daftar peringatan terpisah untuk varian virus corona. Mulai Senin dan seterusnya, warga Jerman yang tiba dari India hanya akan diizinkan memasuki negara dengan hasil tes negatif dan kemudian harus memulai karantina selama 14 hari. Wisatawan asing yang datang dari India tidak lagi diizinkan masuk ke Jerman.

Mass mengatakan, Jerman akan melakukan yang terbaik untuk membantu India mengatasi keadaan darurat. Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Jerman mengatakan, Kementerian Luar Negeri telah meminta militer menyediakan fasilitas produksi oksigen serta dukungan untuk mengangkut barang darurat dan bantuan lainnya ke India.

Sementara itu, Saudi menyuplai oksigen setelah bekerja sama dengan perusahaan India Adani Group dan perusahaan Inggris M/s Linde.

"Pengiriman pertama dari 4 tangki kriogenik ISO dengan 80 ton oksigen cair sekarang sedang dalam perjalanan dari Dammam (pelabuhan di Saudi) ke Mundra (pelabuhan di negara bagian barat Gujarat)," tulis Ketua Adani Group Guatam Adani di akun Twitter pribadinya.

Saat ini India tengah menghadapi lonjakan tajam kasus baru Covid-19. Pada Senin (26 April 2021), India mencatatkan penambahan 352.991 kasus. Sejak Kamis (22 April 2021), India konsisten melaporkan peningkatan harian di atas 300 ribu kasus.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Terkini

Beruang Kutub Akan Punah 79 Tahun Lagi

Senin, 18 Oktober 2021 | 19:03 WIB

Putri Bill Gates Masuk Islam?

Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:23 WIB

Apple Tutup Aplikasi Alquran di China, Kenapa?

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Masjid Diserang, 10 Orang Sedang Sholat Ashar Tewas

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:30 WIB

6 Drama Korea Romantis yang Cocok Ditonton saat Hujan

Senin, 11 Oktober 2021 | 15:28 WIB
X