Kuota Jemaah Umrah Ramadan Ditambah

- Jumat, 16 April 2021 | 12:44 WIB
Jemaah umrah di Makkah, Arab Saudi.
Jemaah umrah di Makkah, Arab Saudi.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada Kamis, 15 April 2021, mengumumkan mekanisme dan regulasi umrah bagi jemaah yang datang dari luar Kerajaan. Menurut kementerian, jamaah umrah asing harus mematuhi lima langkah yang telah dibuat pemerintah.

Dilansir dari Saudi Gazette, Jumat, 16 April 2021, lima langkah tersebut diunggahnya di akun Twitter-nya. Berikut ini lima aturan yang harus diikuti jamaah umrah asing sebelum melakukan umrah.

Pertama, semua jamaah asing harus pindah ke Inaya (perawatan) Center di Makkah enam jam sebelum melakukan Umrah. Kedua, memverifikasi status vaksinasi mereka. Ketiga, memakai gelang digital. Keempat, menunjukkan gelang mereka setibanya di Al-Shubaika Assembly Center untuk memverifikasi data dan izin. Kelima, mematuhi tanggal dan waktu yang diberikan kepada mereka untuk melakukan umrah.

Peziarah asing kata kementerian, diharuskan menghabiskan tiga hari untuk karantina di hotel masing-masing di Makkah setelah kedatangan mereka di Kerajaan.

Selama Ramadan, jumlah izin umrah telah dinaikkan menjadi 50 ribu jemaah setiap hari. Lebih dari 10 juta jemaah haji dalam dan luar negeri melaksanakan umrah sebelum Ramadan menggunakan aplikasi Eatmarna menyusul dimulainya kembali layanan umrah secara bertahap pada 4 Oktober 2020.

Umrah dibuka dalam tiga fase. Pada fase pertama, hanya warga Saudi dan ekspatriat yang diizinkan melakukan umrah di masa pandemi. Kemudian fase kedua dimulai dengan menambahkan kuota jamaah umrah. Serta pada fase ketiga, jamaah umrah dari luar negeri diizinkan memasuki Saudi.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Fakta Baru Ed Sheeran, Jadi Artis Terkaya di Inggris

Kamis, 4 November 2021 | 07:29 WIB
X