Kerusuhan Penjara di Ekuador, 50 Tahanan Tewas

- Rabu, 24 Februari 2021 | 10:32 WIB
Ilustrasi tahanan.
Ilustrasi tahanan.

AYOBANDUNG.COM -- Setidaknya lebih dari 50 tahanan tewas akibat kerusuhan di tiga penjara di Ekuador pada Selasa (23/2). Perselisihan antar-geng diyakini menjadi pemicu utama keributan.

Kerusuhan itu terjadi di penjara kota Guayaquil, Cuenca, dan Latacunga. Aparat keamanan berjibaku untuk mengendalikan situasi. Presiden Ekuador Lenín Moreno telah menyatakan sistem penjara nasional dalam keadaan darurat.

Ia memerintahkan peningkatan langkah-langkah keamanan. “Sebagai akibat dari kerusuhan hebat hari ini antara geng-geng di tiga penjara negara, saya telah memerintahkan (Kementerian Pertahanan) untuk menggunakan senjata, amunisi, dan pengendalian bahan peledak secara ketat di sekitar area pemasyarakatan,” kata Moreno melalui akun Twitter pribadinya, dikutip laman Voice of America.

Sebelumnya, Moreno telah mengizinkan penggunaan kekuatan secara progresif untuk menjamin keamanan warga Ekuador lainnya yang tak terlibat kerusuhan dalam penjara. Anggota keluarga narapidana yang khawatir atas pecahnya kerusuhan dilaporkan berkumpul di luar penjara untuk mencari informasi.

Keributan antar-geng di penjara Ekuador memang kerap terjadi. Pada Desember tahun lalu, kerusuhan di beberapa fasilitas pemasyarakatan menyebabkan 11 orang tewas.

Editor: Dudung Ridwan

Tags

Terkini

Ini Daftar Pemenang Emmy Awards 2021

Selasa, 21 September 2021 | 09:15 WIB

Moderna Jadi Vaksin Covid-19 Terbaik versi CDC

Selasa, 21 September 2021 | 08:35 WIB

Sejak 4 Oktober 2020, Ada 10 Juta Jamaah Tunaikan Umroh

Minggu, 19 September 2021 | 10:05 WIB

Daftar Tayang Film Marvel hingga 2024

Sabtu, 18 September 2021 | 09:43 WIB

5 Negara Sudah Pasrah dan Hidup Damai dengan Covid-19

Jumat, 17 September 2021 | 17:42 WIB

Pohon Terbesar di Muka Bumi Terancam Mati

Jumat, 17 September 2021 | 16:54 WIB

WHO Sebut Kesenjangan Vaksin Buat Virus Kian Menyebar

Rabu, 15 September 2021 | 14:45 WIB

Cina Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Berbasis mRNA

Rabu, 8 September 2021 | 11:53 WIB
X