Salon di Jepang Bakal Siapkan Layanan untuk Muslimah

- Kamis, 19 September 2019 | 13:59 WIB
Ilustrasi (pixabay)
Ilustrasi (pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Sebuah salon kecantikan di kota Saitama, Jepang, menawarkan layanan untuk wanita Muslim. Di salon Kecantikan Muslimah yang ada di outlet Omiya di operator salon kecantikan UNIX yang berbasis di Tokyo ini, wanita Muslim difasilitasi sajadah untuk ibadah, shampo bebas alkohol, dan termasuk privasi bagi mereka. Sehingga, Muslimah tidak harus memperlihatkan rambut mereka di depan pria lain di salon tersebut.

Wanita yang beragama Islam dapat melepas syal jilbab mereka di area pribadi khusus yang dipisahkan oleh tirai untuk memilih gaya rambut dan warna dengan penata rambut wanita. Mereka dapat memotong rambut dan mengecatnya tanpa khawatir terlihat oleh pria.

Selain itu, perawatan shampo dan rambut yang digunakan pun bebas alkohol. Adapula tikar khusus untuk shalat yang disediakan salon.

AYO BACA : Bahaya Dermal filler pada Kulit Berjerawat

Seorang siswa asal Indonesia yang telah tinggal di Jepang selama enam tahun, Dhyah (24), merupakan salah satu pelanggan di salon tersebut. Ia menuturkan, sebelumnya ia melakukan perawatan rambut hanya setelah kembali ke negara asalnya. Pasalnya, tidak ada tempat yang cocok baginya untuk memotong rambut di Jepang.

"Layanan ini sangat menyenangkan, karena menawarkan rasa lega. Saa ingin merekomendasikanya kepada teman-teman," kata Dhyah, dilansir di The Asahi Shimbun, Kamis (19/9).

Layanan potong rambut Muslimah mulai ditawarkan dalam skala penuh di outlet tersebut pada Mei lalu. Biaya perawatan seperti ini dihargai mulai dari 7.000 yen (66 dolar) untuk potongan rambut.

AYO BACA : 5 Manfaat Es Batu untuk Kecantikan

Menurut pegawai UNIX, beberapa salon kecantikan juga menyediakan layanan seperti itu di Prefektur Saitama. UNIX memutuskan untuk memperkenalkan layanan ini setelah pertemuan penyewa di sebuah kompleks komersial di Chiba yang menampung salah satu outletnya.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

WHO Sebut Kesenjangan Vaksin Buat Virus Kian Menyebar

Rabu, 15 September 2021 | 14:45 WIB

Cina Mulai Uji Coba Vaksin Covid-19 Berbasis mRNA

Rabu, 8 September 2021 | 11:53 WIB

WHO Pantau Varian Baru Covid-19 Bernama Mu

Rabu, 1 September 2021 | 13:59 WIB
X