Bahaya Ikut Tren Makan Madu Beku di Tiktok, Ini Penjelasan Ahli Gizi

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 08:25 WIB
madu. (Pixabay/Steve Buissinne)
madu. (Pixabay/Steve Buissinne)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Belakangan muncul tren di TikTok soal makan madu beku. Tren ini muncul pada 9 Juli ketika pengguna TikTok Dave Ramirez mengaku telah makan madu beku, camilan yang katanya "cukup menyegarkan".

Tren tersebut telah menarik lebih dari 900 juta tampilan dan telah menampilkan orang-orang yang memakan banyak madu beku.

Tidak mengherankan, beberapa orang yang mencobanya merasa mual atau mengalami gejala gastrointestinal setelahnya.

Ketika dikonsumsi dalam jumlah tinggi, gula dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak kemudian jatuh. Gula dosis tinggi juga dapat berdampak pada saluran pencernaan dan menyebabkan mual dan diare.

Baca Juga: Cara Cek NIK Online Lewat Situs Resmi Pemerintah

"Tren ini setara dengan makan banyak permen pada satu waktu - tidak ada manfaat kesehatan, dan itu dapat menyebabkan gula jatuh, yang sering menyebabkan mengidam makanan dan ketidaknyamanan pencernaan," kata Amanda Izquierdo, ahli diet terdaftar yang berbasis di Chicago, seperti dilansir dari Healtline.

Jika ingin mencoba tren tersebut, ahli gizi menyarankan untuk menggunakan madu dalam jumlah sedikit.

Madu, bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk peningkatan kesehatan jantung dan kadar antioksidan darah.

Tetapi mengonsumsi terlalu banyak madu dapat menimbulkan konsekuensi kesehatan yang negatif. Madu dikemas dengan gula dan padat kalori.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X