Bubur Asyura Dibuat Setiap 10 Muharram, Begini Cara Membuatnya

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 07:06 WIB
Bubur Suro (Shutterstock)
Bubur Suro (Shutterstock)

LENGKONG. AYOBANDUNG.COM -- Bubur asyura adalah makanan khas daerah Melayu yang berasal dari Riau. Bahan utama makanan ini adalah biji-bijian yang dimasak dengan cara dibuat bubur.

Dilansir dari Republika.co.id, dalam upacara keagamaan tanggal 10 Muharram, bubur ini hadir sebagai salah satu jenis makanan yang disajikan. Masyarakat di Pulau Penyengat hanya membuat bubur asyura untuk keperluan upacara 10 Muharram yang berarti hanya dikonsumsi setahun sekali.

Penyajiannya dalam upacara memakai mangkuk besar yang diisi bubur dan menyertakan empat mangkuk kecil. Tak lupa juga disajikan sendok besar untuk mengambil bubur dan sendok kecil untuk menyantap bubur.

Setelah menyantap bubur, tidak ada makanan kecil atau pencuci mulut lain, seperti kue dan buah. Warga hanya minum air putih usai menyantap bubur asyura. Bagi mereka yang tidak dapat hadir di upacara, bubur akan dikirim ke rumahnya oleh pengurus masjid sebelum azan Maghrib.

Dalam kehidupan masyarakat Pulau Penyengat, masakan bubur asyura mempunyai fungsi menjalin kehidupan sosial. Hal tersebut dapat dilihat dari cara pembuatannya yang melibatkan banyak orang.

Di samping itu, bubur ini dibawa dari tiap kampung yang ada di Pulau Penyengat untuk dikumpulkan di masjid. Selain mengandung nilai sosial, bubur asyura juga mengandung nilai budaya karena makanan tradisional ini menjadi salah satu sarana upacara keagamaan yang telah dilakukan turun-temurun.

Bahan-bahan Bubur Asyura

Untuk bahan dan cara pembuatnya, Harun Nur Rasyid menjelaskan dalam bukunya Ensiklopedi Makanan Tradisional. Bahan yang diperlukan adalah kacang-kacangan atau biji-bijian atau umbi-umbian. Contoh biji-bijian adalah kacang merah, kacang tanah, kacang hijau, kacang kedelai, biji durian, biji nangka, jagung, dan beras.

Untuk umbi-umbian bisa digunakan ubi jalar, singkong, atau kentang. Selain itu, juga diperlukan kelapa parut sangrai, ikan bakar, dan udang rebus lalu digiling halus.

Bumbu-bumbunya, antara lain garam, merica, lada hitam, bawang merah, bawang putih, jahe, kayu manis, cengkih, kapulaga, seledri atau daun sup, dan bawang goreng yang bisa mempercantik tampilan bubur. Ada beberapa langkah pembuatan bubur asyura.

Cara Membuat Bubur Asyura

Pertama, ubi jalar dan ubi kayu dibersihkan kulitnya. Setelah itu, dipotong dadu dan dicuci bersih.

Ubi yang sudah dicuci kemudian ditaruh di baskom atau panci lalu disisihkan. Ambil biji-bijian yang sudah dibersihkan dan masukkan ke baskom atau panci lain baru direbus. Selanjutnya biji-bijian tersebut disisihkan.

Ambil beras yang sudah dibersihkan dan cuci, lalu masak dengan air yang banyak agar beras dapat lumat menjadi bubur. Sementara beras dimasak, dapat dibuat bumbu untuk adonan bubur, yaitu bawang merah, bawang putih, merica, lada hitam, jahe dicampur dengan garam digiling hingga halus. Untuk seledri atau daun sup bisa diiris kecil.

Setelah beras agak lumat, masukkan biji-bijian yang sudah direbus, umbi-umbian yang sudah digoreng, ikan, udang, bumbu dan kelapa sangraa. Aduk perlahan sampai terlihat bumbu sudah tercampur dengan bubur. Setelah matang, bubur dihidangkan dengan taburan seledri dan bawang goreng.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

9 Jajanan Khas Bandung Kekinian, Wajib Coba!

Kamis, 20 Januari 2022 | 16:40 WIB

15 Rekomendasi Kuliner Malam Legendaris di Bandung

Jumat, 14 Januari 2022 | 17:34 WIB

Cara Membuat Bumbu Sate Ayam Kuliner Tahun Baru 2022

Jumat, 31 Desember 2021 | 14:00 WIB

5 Kuliner Malam Bandung yang Wajib Dicoba

Rabu, 29 Desember 2021 | 18:20 WIB

Aneka Resep Olahan Ayam Spesial Hari Ibu

Rabu, 22 Desember 2021 | 07:31 WIB

3 Minuman Tradisional Ampuh Cegah Masuk Angin

Minggu, 19 Desember 2021 | 19:55 WIB
X