EO Outbound di Bandung Berinovasi Hadirkan Outbound Virtual Saat Pandemi

Rizma Riyandi
- Rabu, 5 Mei 2021 | 10:25 WIB
Outbond Virtual
Outbond Virtual


LEMBANG, AYOBANDUNG.COM -- Pandemi Covid-19 berdampak signifikan terhadap kegiatan pariwisata di Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB), salah satunya adalah outbound. Bisnis yang menjadi salah satu sumber pendapatan sektor pariwisata di KBB itu kini dituntut untuk menemukan cara baru agar kegiatan outbound di Lembang bisa terus berjalan di tengah pandemi Covid-19.

Owner event organizer (EO) Bandung Barat, Dhani, bersama rekan-rekannya mencari ide baru agar bisnis EO outbound di Lembang Bandung ini bisa tetap bertahan di saat pandemi. Terobosan yang dilakukannya adalah dengan mengusung outbound virtual. Ternyata outbound dan event virtual lain yang telah berjalan sejak November 2020 ini mendapat sambutan yang cukup bagus dari masyarakat.

"Ternyata ada perusahaan yang tertarik dengan outbound virtual kami. Jadi kami menggunakan aplikasi Zoom dan kami susun bentuk kegiatannya semudah mungkin agar para peserta bisa mengikuti acara dengan tetap happy," kata owner Bellva Adventure Indonesia itu.

Pelaku usaha EO outbound yang lain, Arwan Megantara, juga tidak menyangka banyak peserta yang antusias mengikuti outbound virtual tersebut. Kini dia kebanjiran permintaan dari para klien kalangan perusahaan untuk menggelar outbound virtual.

"Mereka senang karena bisa tetap mengadakan outbound saat pandemi sekarang ini. Karena bagaimana pun macam-macam jenis outbound yang kami buat itu banyak manfaatnya bagi perusahaan," ucap dia.

Namun, Dhani juga mengakui, pendapatan perusahaannya menurun tajam selama pandemi Covid-19. Sebab dia mengatakan, permintaan yang masuk untuk menyelenggarakan event wisata outbound di Lembang memang mengalami penurunan signifikan.

"Sebetulnya banyak yang ingin mengadakan acara wisata ke Lembang. Perusahaan dari Jakarta misalnya, itu banyak yang nanya-nanya outbound dan gathering di Lembang Bandung. Tapi hanya sedikit yang sampai deal, banyak yang mundur soalnya. Kemarin ada yang mau (mengadakan event), tapi diundur lagi karena PSBB," kata dia.

Dhani menambahkan, bila dibandingkan antara sebelum dan setelah terjadi pandemi, terjadi penurunan jumlah klien sampai lebih dari 50 persen. Permintaan jasa EO wisata di Lembang mulai merosot pada April dan terus melandai hingga Desember 2020 kemarin. Namun permintaan outbound mulai tumbuh kembali saat memasuki tahun 2021.

"Bisa tumbuh lagi pas ada berita-berita positif misalnya sekarang ini ada vaksin corona ya. Semoga corona cepat berakhir, dan cepat pulih juga pariwisata di Lembang Bandung," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Sumber: redaksi

Tags

Terkini

Langkah Cerdas Mencegah Diabetes pada Milenial

Jumat, 30 September 2022 | 15:29 WIB

7 Ciri-ciri Asam Lambung Naik yang Jarang Disadari

Selasa, 6 September 2022 | 16:13 WIB
X