Menerapkan Konsep CBT, Potensi Hutan Cisangkal yang Dijaga Ratusan Tahun

- Senin, 11 April 2022 | 12:58 WIB
Dokumentasi Soctravo pada salah satu pohon durian bernama Si Kantong pada (25/03/2022)
Dokumentasi Soctravo pada salah satu pohon durian bernama Si Kantong pada (25/03/2022)

Hutan Cisangkal merupakan salah satu destinasi wisata yang dapat memberikan pesona yang tak terlupakan bagi yang mengunjunginya. Pasalnya dalam hutan tersebut terdapat 5 pohon durian yang dijaga selama ratusan tahun dan masih berbuah sampai saat ini.

Potensi yang ada pada Hutan Cisangkal dikembangkan dengan menerapkan konsep Community Based Tourism (CBT). Konsep CBT sendiri menerapkan pemberdayaan masyarakat lokal dalam pengembangan wisatanya.

Saung di Hutan Cisangkal, Dokumentasi Soctravo pada (25/03/2022)

Wisatawan yang berkunjung ke Hutan Cisangkal akan merasakan pengalaman berkesan. Mereka akan tinggal di saung yang dekat dengan hutan dan suasana asrinya atau tinggal di rumah warga sekitar. Selain itu, wisatawan juga diajak untuk melakukan berbagai kegiatan seperti tracking hutan, memberikan pengajaran kepada anak-anak, dan merasakan kehidupan di desa Bangunkarya ini.

“Di tahun 2016, saya dan beberapa pemuda di sini tergugah untuk menjaga hutan yang menjadi sumber mata air warga dari penjarah liar. Dibantu juga dengan Bapak Sukaedin yang banyak mengeluarkan materi dan tenaga dalam perkembangan pariwisata yang ada di Cisangkal, memberikan tempat tinggal, makan, buat orang-orang yang membantu pengembangan wisata” ungkap Siti Marlina, salah satu pengurus wisata Hutan Cisangkal.

Wisata Hutan Cisangkal sendiri dikembangkan pertama kali oleh sekelompok anak muda yang menyadari tentang potensi yang ada didalamnya. Dalam pengembangannya didampingi oleh dua akademisi pariwisata yaitu Riza Saepul Milah dan Muhammad Ari Perdana. Dengan keindahan yang dimiliki, Hutan Cisangkal sering mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perlombaan wisata seperti JADESTA dan Trisakti Tourism Award.

Dokumentasi Soctravo bersama Teh Lina dalam perjalanan Socpacker pada (25/03/2022)

“Salah satu kesempatan untuk mengikuti ajang perlombaan dengan tema wisata kreatif, kami ikut dengan dibantu oleh akademisi dari STP NHI untuk membuat video dengan bahasa Prancis. Pengumumannya sebelum lebaran tahun 2021, kita lolos juara ke-1” tambah Siti Marlina dalam obrolannya bersama tim Soctravo

Dengan bekal kejuaraan yang pernah diraih, Hutan Cisangkal mendapatkan kepercayaan dirinya untuk menarik berbagai pihak dalam pengembangan wisata secara berkelanjutan. Wisatawan yang berkunjung juga mendapat ceritanya masing-masing karena penerapan CBT dalam pengembangannya.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X