Awas Buah Ini Justru Tingkatkan Kadar Kolesterol Jahat, Hati-hati

- Jumat, 4 Februari 2022 | 20:30 WIB
ilustrasi buah kering -- Cara mengelola kadar kolesterol yang tinggi. Ada jenis buah tertentu justru dapat memicu peningkatan kadar kolesterol jahat. (Shutterstock)
ilustrasi buah kering -- Cara mengelola kadar kolesterol yang tinggi. Ada jenis buah tertentu justru dapat memicu peningkatan kadar kolesterol jahat. (Shutterstock)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Mengonsumsi buah merupakan salah satu upaya yang dianjurkan untuk membantu cara mengelola kadar kolesterol yang tinggi. Namun, jenis buah tertentu justru dapat memicu peningkatan kadar kolesterol LDL yang dikenal sebagai kolesterol jahat.

Jenis buah yang dimaksud adalah buah kering. Sebuah studi pernah dilakukan untuk mengetahui dampak buah kering pada kadar gula darah. Studi tersebut juga menemukan bahwa kadar kolesterol LDL meningkat setelah konsumsi buah kering.

Temuan yang dimuat dalam British Journal of Nutrition pada 2020 ini melibatkan 55 orang dewasa sebagai partisipan. Orang-orang tersebut memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang besar.

Baca Juga: Samsung Galaxy A53 5G Lolos Sertifikasi dan Rilis Segera, Berapa Harga HP Samsung Ini?

Di samping itu, setiap partisipan juga mempunyai setidaknya satu faktor risiko penyakit kardiometabolik. Sebagian partisipan diminta untuk mengonsumsi 2/4 cangkir buah kering yang terdiri dari campuran plum, kurma, dan kismis.

Sebagian lainnya, yaitu kelompok kontrol, mengonsumsi cemilan tinggi karbohidrat yang memiliki kandungan energi setara. Konsumsi buah kering dan cemilan setara tersebut dilakukan selama empat pekan.

Tim peneliti menemukan bahwa konsentrasi lipid dan lipoprotein pada kedua kelompok tak memiliki perbedaan. Akan tetapi, kadar kolesterol LDL tampak meningkat pada kelompok yang mengonsumsi buah kering karenanya setiap orang patut tahu cara mengelola kadar kolesterol.

Baca Juga: HP Xiaomi Terbaru Kelas HP 5G Murah RAM 6GB hingga RAM 8 GB Memori 128 GB 2 Jutaan, Ini 7 Daftarnya

"(Konsumsi buah kering dalam jumlah besar) tidak memperbaiki faktor risiko kardiometabolik bila dibandingkan dengan cemilan kaya karbohidrat," kata tim peneliti, seperti dilansir Express, Kamis (3/2/2022).

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Langkah Cerdas Mencegah Diabetes pada Milenial

Jumat, 30 September 2022 | 15:29 WIB

7 Ciri-ciri Asam Lambung Naik yang Jarang Disadari

Selasa, 6 September 2022 | 16:13 WIB
X