10 Gejala Awal Kanker, Kenali Sebelum Terlambat

- Rabu, 12 Januari 2022 | 15:55 WIB
ilustrasi -- Kanker masih menjadi penyakit paling berbahaya dan mematikan. Kenali gejala awal kanker, termasuk cara deteksi dini kanker. (Freepik)
ilustrasi -- Kanker masih menjadi penyakit paling berbahaya dan mematikan. Kenali gejala awal kanker, termasuk cara deteksi dini kanker. (Freepik)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kanker masih menjadi penyakit paling berbahaya dan mematikan. Fakta ini diperparah dengan rendahnya deteksi dini kanker terutama gejala awal kanker, di mana kebanyakan kasus kanker terdiagnosis setelah masuk stadium lanjut.

Imbas rendahnya deteksi dini kanker terutama gejala awal kanker, Data dari Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) mencatat, lebih dari setengah kasus kanker pankreas dideteksi setelah stadium lanjut. Hal yang sama juga berlaku untuk tumor otak.

Statistik NHS juga menunjukkan bahwa kanker paru, otak, hati, esofagus, pankreas, dan perut--penyakit yang membuat orang lebih sulit bertahan hidup--jauh lebih besar kemungkinannya untuk terlambat didiagnosis. Akibat rendahnya deteksi dini kanker terutama gejala awal kanker, rata-rata kelangsungan hidup lima tahun dari pasien kanker tipe ini hanya 16 persen.

Baca Juga: Cek 40 HP Samsung Terbaru 5G Murah Harga 2022

Sebuah badan kanker Inggris, The Less Survivable Cancers Taskforce (LSCT) ingin jumlah harapan hidup ditingkatkan menjadi 28 persen pada akhir dekade ini. Untuk merealisasikannya, mereka menyerukan kesadaran publik akan gejala umum kanker, termasuk sakit kepala, penurunan berat badan tiba-tiba, muntah, dan kehilangan nafsu makan.

LSCT juga mengatakan bahwa skrining yang lebih baik juga diperlukan untuk memastikan diagnosis awal dan kelangsungan hidup yang lebih baik.

"Kami tahu bahwa terlambat diagnosis menyebabkan hasil yang jauh lebih buruk bagi pasien dengan kanker yang berkembang pesat ini," kata ketua LSCT Anna Jewell, seperti dilansir The Sun, Selasa (11/1/2022).

Di sisi lain, Anna mengatakan bahwa misi mereka menghadapi hambatan yang cukup berat saat ini. Apalagi, banyak pasien yang menunda skrining dan pengobatan karena kekhawatiran akan pandemi Covid-19.

Kanker ini, menurut Anna, sulit atau bahkan tidak mungkin untuk diobati pada tahap selanjutnya. Waktu dari diagnosis hingga kematian sering kali sangat singkat dibandingkan dengan perkembangan kanker yang membuat penderitanya lebih mungkin bertahan hidup.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ciri atau Tanda Pria dan Wanita Selingkuh

Rabu, 18 Mei 2022 | 12:06 WIB

Makan Malam, Menaikkan Berat Badan atau Tidak?

Selasa, 17 Mei 2022 | 16:18 WIB

5 Cara Menghilangkan Batuk dalam Sekejap

Senin, 16 Mei 2022 | 23:43 WIB
X