Pemuda Peduli Hadiri Konferensi Pendidikan 2.0 SMSG: Bahas 7 Isu Pendidikan yang harus Diatasi

- Rabu, 12 Januari 2022 | 15:42 WIB
Sesi Foto bersama Pemuda Peduli dan jajaran Staf Semua Murid Semua Guru seusai 'Konfrensi Pendidikan 2.0' yang dilaksanakan di Jakarta Selatan 22 Desember 2021.
Sesi Foto bersama Pemuda Peduli dan jajaran Staf Semua Murid Semua Guru seusai 'Konfrensi Pendidikan 2.0' yang dilaksanakan di Jakarta Selatan 22 Desember 2021.

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Pemuda Peduli hadiri Konfrensi Pendidikan 2.0 yang diadakan Semua Murid Semua Guru pada 22 Desember 2021. Pembahasan 7 Issue Cluster seputar Pendidikan yang harus diatasi secara bersama menjadi topik utama pembahasan dalam konferensi yang diadakan di Jakarta tersebut.

Adapun 7 isu yang dibahas antara lain pendidikan karakter, pendidikan untuk semua orang termasuk disabilitas, pengembangan keluarga, pengembangan pemuda, teknologi pendidikan, literasi bagi anak bangsa serta pengembangan guru.

Persiapan Generasi Emas 2045 nanti juga menjadi pembahasan yang dilakukan di dalam konfrensi, faktor minat baca yang rendah yaitu hanya sebesar 1 persen akibat dari interaksi orang tua dan anak yang kurang dalam proses pemahaman ilmu baru dinilai menjadi salah satu masalah terhambatnya persiapan Generasi Emas 2045.

Baca Juga: Ribuan Guru Madrasah KBB Harus Kembalikan BSU, Aktivis Pendidikan: Cari Solusi yang Tak Memberatkan

Sektor pendidikan menjadi sektor vital di Indonesia yang dinilai jika bisa memajukannya maka akan terjadi efek domino kepada seluruh sektor akan maju selaras.

Roswita Amelinda selaku Wakil Ketua Jaringan Semua Murid Semua Guru mengungkapkan dalam rangka menuju Pendidikan 2.0 dengan banyaknya masalah vital dia menilai Pendidikan menjadi hal yang paling utama dan pertama harus dibenahi.

“Pendidikan adalah kebutuhan dan kepentingan bersama. Isu yang kompleks dan berkait dengan multi pemangku kepentingan. Oleh karena itu dibutuhkan integrasi, kolaborasi, dan inovasi dari seluruh pemangku kepentingan, menuju satu tujuan, yaitu pendidikan yang berpihak pada anak,” tuturnya.

Baca Juga: Sistem Pendidikan yang Kondusif Menuju Negara Maju

Dia menuturkan, dari ketujuh cluster issue yang dikemukakan, menjadi hal penting karena ketujuh sektor ini mengalami goncangan ketika pandemi menyeruak di Indonesia.

Halaman:

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X