Lekat dengan Mistis, Ini Penjelasan Kesurupan dalam Medis

- Senin, 3 Januari 2022 | 16:42 WIB
Fenomena kesurupan dalam medis memiliki penjelasan lain, medis menyebut kesurupan dengan istilah Posession Trances Disaster.ilustrasi (Pixabay)
Fenomena kesurupan dalam medis memiliki penjelasan lain, medis menyebut kesurupan dengan istilah Posession Trances Disaster.ilustrasi (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Fenomena kesurupan dalam medis memiliki penjelasan lain, medis menyebut kesurupan dengan istilah Posession Trances Disaster. Posession Trances Disaster merupakan kategori baru dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder-IV (DSM-IV).

Banyak orang yang lebih mengenal istilah kesurupan sebagai kondisi ketika seseorang tidak sadar dan hilang kendali, padahal medis menjelaskan bahwa fenomena kesurupan tersebut dapat dikategorikan sebagai gangguan mental atau penyakit kejiwaan.

Dilansir dari hellosehat, DSM-IV dikategorikan sebagai gangguan disosiatif yaitu keadaaan di mana hilangnya sebagian atau seluruh integrasi kenangan masa lalu, kesadaran identitas, dan gerakan control tubuh.

Baca Juga: 23 Daftar HP Oppo Terbaru 5G Murah 2021, Cek Harga dan Spesifikasinya

WHO dalam ICD 10 versi 2008 menjelaskan bahwa possession trances disaster adalah gangguan sementara yang dimana seseorang akan kehilangan identitas diri dan kesadaran dari lingkungan. Oleh karenanya, kesurupan tidak berkaitan dengan perkara gaib melainkan termasuk kedalam penyakit mental.

Meskipun kesurupan dalam medis sudah dikategorikan sebagai penyakit mental, tetapi jangan buru-buru mendiagnosis seseorang terkena penyakit tersebut. Pastikan memeriksakannya ke dokter ahli seperti psikiater karena gejala-gejala yang timbul bisa saja merupakan gangguan jiwa yang lain.

Baca Juga: 17 Rekomendasi HP Realme Terbaru Kelas HP 5G Murah

Dilansir dari sehatq, gangguan ini memiliki tiga kondisi utama yaitu

-Dissosiative amnesia, penderita tidak bisa mengenali dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya. Kehilangan ingatan pada saat mengalami gangguan ini dapat terjadi selama beberapa menit atau bahkan beberapa jam.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

6 Tips Agar Kamu Tetap Survive Hadapi Kehidupan

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:30 WIB

Ciri atau Tanda Pria dan Wanita Selingkuh

Rabu, 18 Mei 2022 | 12:06 WIB

Makan Malam, Menaikkan Berat Badan atau Tidak?

Selasa, 17 Mei 2022 | 16:18 WIB

5 Cara Menghilangkan Batuk dalam Sekejap

Senin, 16 Mei 2022 | 23:43 WIB
X