Tanda Penyakit Jantung Terlihat dari Kerutan di Dahi

- Rabu, 29 Desember 2021 | 13:37 WIB
ilustrasi -- tanda penyakit jantung yang lebih tinggi bisa jadi terlihat dari pola kebotakan pria, kerutan dahi, dan lipatan daun telinga menunjukkan risiko penyakit jantung tetapi bukan kematian karenanya. (Freepik)
ilustrasi -- tanda penyakit jantung yang lebih tinggi bisa jadi terlihat dari pola kebotakan pria, kerutan dahi, dan lipatan daun telinga menunjukkan risiko penyakit jantung tetapi bukan kematian karenanya. (Freepik)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Menemukan tanda-tanda penyakit jantung, yang menyebabkan lebih dari 160 ribu kematian per tahun di Inggris, bisa menjadi hal sangat menantang. Sering kali, penyebab dan tanda penyakit jantung disebabkan oleh tekanan darah tinggi sering dikenal sebagai silent killer karena kurangnya gejala.

Secara medis dikenal sebagai hipertensi, kondisi ini menyebabkan pembuluh darah menebal, memotong suplai darah ke jantung atau otak.

Masalahnya, sering kali Anda baru mengetahui menderita hipertensi ketika muncul sebagai serangan jantung atau stroke. Namun penelitian terbaru mengungkapkan bahwa kerutan dahi bisa menjadi tanda penyakit jantung.

Baca Juga: Samsung Galaxy M33 5G Rilis Segera, Intip Harga dan Spesifikasi HP Samsung Terbaru Ini

Dilansir di laman Mirror.co.uk pada Selasa (28/12), studi yang dilakukan oleh seorang dokter dan peneliti di Centre Hospitalier Universitaire de Toulouse Prancis, dr Yolanda Esquirol, menunjukkan bahwa mungkin ada hubungan antara kerutan dahi dan risiko penyakit jantung. Skor diberikan kepada peserta dalam penelitian tergantung pada kedalaman kerutan di dahi mereka, mulai dari nol untuk tidak ada kerutan hingga tiga untuk banyak kerutan dalam.

Para peserta, berusia antara 32 tahun dan 62 tahun, para peneliti "mengikuti" peserta selama 20 tahun. Dari 3.200 orang dewasa yang menjadi bagian dari penelitian ini, 233 meninggal dalam periode ini.

Di antara mereka yang meninggal ada 15,2 persen memiliki skor kerutan dua dan tiga, ada 6,6 persen memiliki skor kerutan satu, dan ada 2,1 persen tidak memiliki kerutan. Studi tersebut menemukan bahwa mereka yang memiliki skor satu memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular yang sedikit lebih tinggi, dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki kerutan.

Risiko penyakit jantung dan kematian juga meningkat dengan skor kerutan di atau satu. Mereka yang memiliki skor dua dan tiga memiliki risiko kematian hampir 10 kali lipat.

Baca Juga: Daftar Dokumen Pemberkasan PPPK Tahap 2, Cek Link dan Jadwalnya

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Beda Cacar Monyet dengan Cacar Air

Selasa, 24 Mei 2022 | 17:38 WIB

Ciri atau Tanda Pria dan Wanita Selingkuh

Rabu, 18 Mei 2022 | 12:06 WIB

Makan Malam, Menaikkan Berat Badan atau Tidak?

Selasa, 17 Mei 2022 | 16:18 WIB

5 Cara Menghilangkan Batuk dalam Sekejap

Senin, 16 Mei 2022 | 23:43 WIB
X