Gagal Jantung Bisa Memperpendek Usia, Waspadai Gejalanya

- Rabu, 15 Desember 2021 | 16:15 WIB
ilustrasi -- Biasanya gejala gagal jantung bisa berakibat pada sesak napas dan bengkak bisa ditungkai atau perut. Waspada, gagal jantung juga bisa memperpendek usia. (Shutterstock)
ilustrasi -- Biasanya gejala gagal jantung bisa berakibat pada sesak napas dan bengkak bisa ditungkai atau perut. Waspada, gagal jantung juga bisa memperpendek usia. (Shutterstock)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Siloam Hospitals Lippo Village, Dr dr Antonia Anna Lukito, Sp.JP(K), FIHA, FAPSIC, FAsCC, FSCAI, mengatakan, gagal jantung adalah suatu kondisi yang secara berangsur memperpendek usia kita.

Gagal jantung juga merupakan kondisi terjadi gangguan fungsi dari otot jantung, biasanya gejala gagal jantung bisa berakibat pada sesak napas dan bengkak bisa ditungkai atau perut.

"Jika bengkak diperut, maka pasien tidak hanya sesak, tapi juga tidak bisa makan lagi. Ketika makan sedikit, perut pasien akan penuh karena sudah terisi oleh air, sehingga tidak bisa lagi masuk makanan. Kondisi ini akan semakin memburuk, jika pasien atau keluarga tidak membawa pasien berobat," paparnya pada sesi webinar bertajuk “Deteksi Dini Penyakit Jantung: Apakah Mungkin?” yang diselenggarakan oleh Siloam Hospitals Lippo Village dan Roche Indonesia belum lama ini.

Baca Juga: HP Vivo Terbaru Rilis 22 Desember, Berapa Harga Vivo S12 Series?

Ia menjelaskan, berbagai kondisi akibat gagal jantung, yaitu tekanan darah tinggi, kardiomiopati (otot jantung mengalami gangguan asli), serangan jantung, valvular heart disease, aritmia dan hereditary heart disease. Waspadalah pada gagal jantung karena gejala gagal jantung tidak selalu ada. Bahkan, banyak orang tidak menyadari dirinya alami gagal jantung.

"Merasa capek sedikit, oh biasa karena sudah tambah usia, atau sekarang jarang olahraga sehingga tidak waspada, padahal dirinya sudah terkena gagal jantung," ujarnya.

Baca Juga: Bagaimana Mengatasi Ketindihan saat Tidur? 3 Cara Ini Paling Ambuh

Pada kondisi normal, otot jantung memompa darah keluar dari bilik/ventrikel kiri ke seluruh tubuh kemudian kembali lagi ke bilik kanan. Sedangkan pada gagal jantung, otot jantung melemah sehingga tidak bisa memompa darah yang cukup.

"Bila ada satu ruangan yang terganggu atau bagian pompa jantung bilik tertentu yang mengalami masalah atau katup tertentu atau pembuluh darah besar aorta atau koroner, atau komponen apa dari jantung yang terganggu, itu bisa berakibat terjadinya gagal jantung," paparnya.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ciri atau Tanda Pria dan Wanita Selingkuh

Rabu, 18 Mei 2022 | 12:06 WIB

Makan Malam, Menaikkan Berat Badan atau Tidak?

Selasa, 17 Mei 2022 | 16:18 WIB

5 Cara Menghilangkan Batuk dalam Sekejap

Senin, 16 Mei 2022 | 23:43 WIB

5 Ciri Anda Kecanduan Seks, Cek Segera!

Senin, 9 Mei 2022 | 14:47 WIB

4 Penyebab Bau Kaki, Stres hingga Infeksi

Senin, 9 Mei 2022 | 14:37 WIB

9 Cara Mencegah Hepatitis Akut pada Anak

Senin, 9 Mei 2022 | 11:53 WIB
X