Efek Mengupil, Mudahkan Virus atau Bakteri Masuk Tubuh

- Rabu, 8 Desember 2021 | 17:57 WIB
Ada banyak efek mengupil, yang mesti menyenangkan, tetapi memudahkan virus atau bakteri masuk tubuh. (Freepik)
Ada banyak efek mengupil, yang mesti menyenangkan, tetapi memudahkan virus atau bakteri masuk tubuh. (Freepik)
 
LENGKONG, AYOBANDUNG.COM — Banyak orang suka mengupil. Aktivitas menyenangkan ini nyatanya memiliki efek buruk yang jarang disadari. Efek mengupil bisa berdampak serius.
 
Dengan menggunakan tangan, mengupil secara tidak langsung menyalurkan virus atau bakteri yang berada di ujung jarinya ke dalam tubuh melalui hidung. Terlebih kini masih di tengah pandemi Covid-19.
 
Efek mengupil memudahkan virus, bakteri, atau kuman masuk ke dalam tubuh. Sebab, hidung menjadi gerbang utama untuk masuknya virus, selain melalui mulut dan mata.
 
 
Upil sendiri terbentuk dari lendir di dalam hidung yang mengering dan kerap kali disebut sebagai kerak. Kerak inilah yang diambil oleh orang ketika mengupil.

Namun, tidak selamanya aktivitas mengupil itu menyenyangkan. Efek mengupil dapat membuat luka kecil di bagian lapisan epitel di rongga hidung. Lapisan inilah pintu masuk virus, bakteri atau kuman untuk menginfeksi tubuh.

"Bila penghalang (epitel) dicabut, maka kulit Anda langsung membuka lapisan kapiler. Inilah yang menjadi saluran virus masuk dan bisa berinfeksi," kata ahli virologi molekuler Cedric Buckley.

Buckley mengatakan, terdapat cara terbaik selain mengupil supaya menghilangkan kerak dalam hidungnya, yakni dengan meniup hidung seperti membuang nafas ke tisu dan mencuci tangan setelahnya.
 
Baca Juga: Cabut Bulu Hidung Bahayakan Otak, Ini Cara Mengatasinya!

Tak hanya itu, terdapat cara lainnya yakni menggunakan neti pot. Neti pot adalah alat yang berguna untuk membilas rongga hidung menggunakan larutan garam. Alat ini berbentuk seperti teko.

"Kerak di dalam hidung atau ingus yang mengering bisa keluar dengan sendirinya," ujarnya.

Buckley mengingatkan, agar seseorang tidak membagikan neti potnya dengan orang lain, meski itu kepada pasangannya sendiri. Neti pot mesti steril dan tetap bersih.

"Ujungnya (neti pot) harap dibersihkan secara teratur sehingga kuman tidak masuk ke hidung dari penggunaan sebelumnya," tuturnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catat, Ini 7 Makanan Pantangan Ibu Hamil Muda

Jumat, 28 Januari 2022 | 16:49 WIB

Air Kencing Berbuih, Apakah Tanda Penyakit Serius?

Jumat, 28 Januari 2022 | 13:56 WIB

5 Penyebab Osteoporosis di Usia Muda, Apa Saja?

Rabu, 26 Januari 2022 | 16:08 WIB

Gejala Omicron Paling Buruk, Kenali 10 Daftarnya

Rabu, 26 Januari 2022 | 15:43 WIB

Penyebab Serangan Jantung yang Sering Diabaikan

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:43 WIB

Awas Ukuran Penis Mengecil, Ini Penyebabnya

Senin, 17 Januari 2022 | 18:29 WIB
X