Meniran Diklaim Bisa Jadi Obat Covid-19, Benarkah?

- Selasa, 30 November 2021 | 14:31 WIB
Daun meniran; Senyawa meniran diklaim bisa jadi obat covid-19 karena mengandung imunomodulator atau zat yang dapat memodifikasi respons imun. (Istimewa)
Daun meniran; Senyawa meniran diklaim bisa jadi obat covid-19 karena mengandung imunomodulator atau zat yang dapat memodifikasi respons imun. (Istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Senyawa meniran diklaim bisa jadi obat covid-19. Mengonsumsi herbal yang mengandung imunomodulator dapat dijadikan salah satu pilihan praktis untuk menjaga kesehatan, di tengah prediksi gelombang ketiga pandemi covid-19 pada akhir tahun.

Hal inilah yang disampaikan Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si.(Herbal). Menurutnya imunomodulator adalah zat yang dapat memodifikasi respons imun dan mengaktifkan mekanisme pertahanan alamiah maupun adaptif.

"Sehingga nantinya dapat mengembalikan ketidakseimbangan sistem imun yang terganggu yang membuat tubuh menjadi lebih sehat," jelas dia dinukil Suara.com.

Baca Juga: 12 Daftar HP Oppo Terbaru Desember 2021, Cek Harga hingga Spesifikasi

Imunomodulator sendiri, lanjut dr. Inggrid terbagi menjadi dua, yaitu Imunostimulan dan Imunosupresif. Imunostimulan adalah senyawa yang dapat meningkatkan kerja komponen-komponen sistem imun yang berfungsi untuk meningkatkan respon imun terhadap penyakit atau infeksi.

Sedangkan imunosupresif adalah senyawa yang digunakan untuk menekan resposn imun. Lebih lanjut dr. Inggrid, menambahkan bahwa Indonesia kaya akan herbal alami yang mengandung imunomodulator seperti meniran, kunyit dan daun kelor.

"Komponen catechin, quercetin dan phyllantin dalam meniran dapat menghambat proses peradangan yang berlebihan dan berfungsi sebagai imunomodulator pada Covid-19. Sehingga meniran efektif membantu memelihara daya tahan tubuh dan meningkatkan sistem imun," jelas dia.

Baca Juga: Kecelakaan Akibat Mengantuk Kembali Terjadi, Satu Mobil Terbalik di Jalan Cipaganti

Sementara daun kelor diketahui kaya akan nutrisi dan memiliki tiga senyawa flavonoid (isorhamnetin, kaempferol, apigenin) yang dapat menghambat protein M-pro virus SARS-CoV-2. Selain untuk memproteksi diri dari Covid-19, artinya herbal obat covid-19 ini juga bisa dikonsumsi dalam masa penyembuhan.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Awas Ukuran Penis Mengecil, Ini Penyebabnya

Senin, 17 Januari 2022 | 18:29 WIB

Video Belatung di Vagina Wanita Dr Boyke Turun Tangan

Minggu, 16 Januari 2022 | 13:55 WIB

Tips Diet dengan Konsumsi Kopi, Emang Bisa?

Minggu, 16 Januari 2022 | 11:00 WIB

Gejala DBD Anak, Waspadai Selama Musim Hujan

Minggu, 16 Januari 2022 | 10:00 WIB

Cara Menyelamatkan Diri saat Gempa Bumi kata BNPB

Jumat, 14 Januari 2022 | 17:05 WIB

4 Dampak Buruk Akibat Nonton Film Porno

Jumat, 14 Januari 2022 | 12:14 WIB

10 Gejala Awal Kanker, Kenali Sebelum Terlambat

Rabu, 12 Januari 2022 | 15:55 WIB
X