Bahaya Konsumsi Ikan Terkontaminasi, Kenali Cirinya

- Selasa, 23 November 2021 | 20:59 WIB
Ada satu kerugian utama memakan ikan, yaitu risiko keracunan ikan yang terkontaminasi. Kenali perubahan spesifik rasa dan tekstur ikan.ilustrasi (Ayobandung.com)
Ada satu kerugian utama memakan ikan, yaitu risiko keracunan ikan yang terkontaminasi. Kenali perubahan spesifik rasa dan tekstur ikan.ilustrasi (Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ikan memiliki berbagai kandungan gizi yang bermanfaat bagi kesehatan, di antaranya protein, asam lemak, omega-3, vitamin dan mineral. Namun, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyatakan bahwa ada satu kerugian utama memakan ikan, yaitu risiko keracunan ikan terkontaminasi. Adapun cara terhindar keracunan ikan adalah dengan mengenali perubahan spesifik pada rasa dan tekstur ikan.

CDC menyatakan, ada dua jenis keracunan ikan, keracunan ciguatera dan keracunan scombroid. Keracunan scombroid disebabkan ketika ikan disimpan atau diawetkan dengan cara yang tidak benar sehingga membuat ikan mengandung kebih banyak kadar histamin atau disebut juga sebagai keracunan histamin atau toksisitas histamin.

Dalam hal ini, American Academy of Allergy, Asthma & Immunology mengemukakan bahwa keracunan histamin terjadi ketika ikan secara alami memiliki kadar histidin kimia yang tinggi dan terkena pertumbuhan bakteri yang berlebihan sehingga mengubah histidin menjadi histamin. Hal ini paling sering terjadi ketika ikan disimpan pada suhu yang terlalu tinggi.

Baca Juga: 30 HP Samsung Terbaru 2021, Yuk Cek Daftar Harganya

“Ikan yang terkontaminasi histamin mungkin memiliki rasa pedas, tajam, asin. Tetapi sebaliknya, ikan akan memiliki penampilan, aroma, dan rasa yang normal bila tidak beracun," tulis CDC, dilansir dari BestLife, Selasa (23/11/2021).

Otoritas Kesehatan mencatat bahwa selain perubahan rasa yang tidak terlihat, ikan yang beracun dapat dilihat juga melalui tekstur dagingnya yang berbuih sehingga membantu membedakan antara bumbu standar dan potongan ikan yang terkontaminasi. Namun, kunci pencegahannya adalah memastikan bahwa ikan dibekukan atau didinginkan dengan benar pada suhu kurang dari 38°F (kurang dari 3,3°C) atau segera dibekukan setelah ditangkap.

Baca Juga: Link Download WhatsApp GB APK 2021 dan Fitur Lengkapnya, Bisa Kirim Pesan Terjadwal

"Memasak, mengasap, pengalengan, atau pembekuan tidak akan menghancurkan histamin pada ikan yang terkontaminasi,” catat CDC.

Untuk mengurangi kemungkinan tertular keracunan scombroid bisa dengan menghindari beberapa jenis ikan, terutama yang memiliki risiko tinggi mengalami reaksi parah. ejala dari keracunan scombroid biasanya muncul antara 10-60 menit setelah mengonsumsi sepotong ikan yang terkontaminasi dan membaik dalam waktu 12 jam, tetapi beberapa kasus bertahan selama 48 jam.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Penyebab Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 27 November 2021 | 15:37 WIB

Sering Mengantuk Setelah Makan, Ini Penyebabnya

Kamis, 25 November 2021 | 16:21 WIB
X