6 Ciri Kecanduan Seks dan Cara Mengatasinya, Anda Termasuk?

- Selasa, 23 November 2021 | 16:20 WIB
Ilustrasi 6 ciri kecanduan seks dan cara mengatasinya. (Pixabay) ( Sasin Tipchai dari Pixabay )
Ilustrasi 6 ciri kecanduan seks dan cara mengatasinya. (Pixabay) ( Sasin Tipchai dari Pixabay )

Ada 6 ciri kecanduan seks, salah satunya punya hasrat tinggi melakukan hubungan seksual dengan banyak orang. Apakah Anda termasuk?

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Bisakah seseorang yang candu seks bisa sembuh atau diobati?

Kecanduan seks biasanya disebut sebagai hiperseksual atau gangguan perilaku seksual kompulsif.

Kecanduan seks bisa meliputi banyak faktor, mulai dari kebiasaan masturbasi, cybersex melalui video atau telepon, gonta-ganti pasangan, bahkan hingga pemerkosaan maupun penganiayaan saat berhubungan seksual.

Baca Juga: Penyebab Begal Payudara Karena Kecanduan Seks, Simak 6 Ciri-cirinya di Sini

Hingga kini belum ada faktor pasti penyebab kecanduan seks terjadi. Namun, diperkirakan ada faktor biologis, psikologis, hingga sosial yang berkontribusi terhadap perkembangan gangguan tersebut.

Sebuah penelitian menyebutkan, ketagihan seks bisa muncul akibat pola asuh yang kurang baik saat kecil.

Dalam penelitian lain, ditemukan bahwa 82 persen pecandu seks pernah menjadi korban pelecehan seksual.

Baca Juga: Yana Supriatna Prank Cadas Pangeran, Selingkuh, dan Bohong kepada Istri Boleh Dilakukan?

Ada juga faktor lain yang dapat meningkatkan risiko munculnya penyakit tersebut, misalnya kemudahan akses konten pornografi, serta efek samping dari minuman beralkohol dan penyalahgunaan NAPZA.

Berikut ini ciri kecanduan seks yang perlu Anda ketahui, di antaranya:

  1. Sering fantasi seks;
  2. Sangat mudah tersinggung dan berbohong untuk menutupi perilaku aslinya;
  3. Memiliki hasrat tinggi berhubungan seksual dengan banyak orang;
  4. Tidak bisa mengendalikan kecanduan seks, bahkan sampai mengganggu aktivitas dan produktivitas kerja sehari-hari;
  5. Cenderung menempatkan diri atau orang lain dalam bahaya karena perilaku seksual;
  6. Merasa menyesal atau bersalah setelah berhubungan seks.

Cara Mengatasi Kecanduan Seks

Tujuan penanganan kecanduan seks atau gangguan perilaku seksual kompulsif adalah cara membantu pecandu agar bisa mengelola dorongan seksual dengan cara yang tepat, serta mempertahankan aktivitas seksual yang sehat.

Psikoterapi

Terapi perilaku kognitif adalah salah satu jenis psikoterapi yang umum dilakukan untuk mengobati kecanduan seks.

Terapi perilaku kognitif ini bertujuan untuk menolong penderita mengenali pola pikirnya sendiri terhadap perilaku seks yang sebelumnya negatif, lalu mengubahnya menjadi positiif.

Selain terapi perilaku kognitif, masih ada jenis psikoterapi lainnya yang dapat membantu menangani kecanduan seks. Jenis terapi akan disesuaikan dengan derajat keparan kecanduan seks oleh psikolog.

Obat-obatan

Penggunaan obat antidepresan dinilai dapat membantu menangani kecanduan seks karena efek sampingnya yang dapat menurunkan gairah seksual.

Selective serotonin reuptake inhibitors (SSRIs) adalah jenis obat antidepresan yang umum digunakan untuk pasien kecanduan seks. Contoh obat golongan SSRI adalah fluoxetine, fluvoxamine, dan paroxetine.

Kecanduan seks dapat sangat berpengaruh terhadap kualitas hidup seseorang.

Perlu diwaspadai juga bahwa gangguan perilaku ini dapat meningkatkan risiko seseorang terhadap kanker leher rahim dan infeksi menular seksual yang berbahaya, seperti HIV dan hepatitis B.

Baca Juga: Seks di Tengah Lapangan: Cerita Pesepak Bola Kroasia Dibuang Dinamo Zagreb

Selain itu, kecanduan seks bisa berakhir dengan jerat kriminal.

Jika merasa memiliki ciri kecanduan seks yang mulai mengganggu pikiran dan produktivitas Anda, atau mungkin Anda mengenali seseorang yang menderitanya, segera konsultasikan dengan psikolog untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Halaman:
1
2
3

Editor: M. Naufal Hafizh

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Awas Ukuran Penis Mengecil, Ini Penyebabnya

Senin, 17 Januari 2022 | 18:29 WIB

Video Belatung di Vagina Wanita Dr Boyke Turun Tangan

Minggu, 16 Januari 2022 | 13:55 WIB

Tips Diet dengan Konsumsi Kopi, Emang Bisa?

Minggu, 16 Januari 2022 | 11:00 WIB

Gejala DBD Anak, Waspadai Selama Musim Hujan

Minggu, 16 Januari 2022 | 10:00 WIB

Cara Menyelamatkan Diri saat Gempa Bumi kata BNPB

Jumat, 14 Januari 2022 | 17:05 WIB

4 Dampak Buruk Akibat Nonton Film Porno

Jumat, 14 Januari 2022 | 12:14 WIB
X