Minuman Berenergi Berbahaya untuk Jantung, Jangan Terlena Iklan!

- Minggu, 21 November 2021 | 18:34 WIB
Para ilmuwan sudah membuktikan, minuman berenergi berbahaya untuk jantung. Ini jadi peringatan agar jangan terlena iklan. (Pixabay/Gadini)
Para ilmuwan sudah membuktikan, minuman berenergi berbahaya untuk jantung. Ini jadi peringatan agar jangan terlena iklan. (Pixabay/Gadini)

Ahli kesehatan sudah membuktikan, minuman berenergi berbahaya untuk jantung. Ini jadi peringatan agar jangan terlena iklan.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM —  Memperhatikan asupan makanan sangat penting demi kesehatan secara keseluruhan. Asupan makann dan minuman yang kurang sehat tentunya perlu dikurangi, bahkan dihindari.

Namun, para ahli dari Mayo Clinic memperingatkan tentang satu minuman populer, yakni minuman energi yang dapat menempatkan seseorang pada risiko kesehatan serius. Bahkan jika itu dikonsumsi dalam jumlah sedikit. Dampak dari mengonsumsi minuman ini bisa menimbulkan peningkatan risiko penyakit jantung.

Minuman energi seperti Red Bull, Monster, dan Rockstar adalah beberapa minuman kemasan paling populer di AS, dan penjualannya terus meningkat. Mayo Clinic memperingatkan bahwa minuman ini dapat memiliki efek samping yang serius, bahkan hanya setelah minum satu kaleng 16 ons.

Peneliti Mayo Clinic memeriksa 25 peserta sehat dengan usia rata-rata 29 tahun untuk berpartisipasi dalam studi double-blind, terkontrol plasebo. Setiap peserta mengonsumsi minuman energi 16 ons dan minuman plasebo dalam waktu lima menit secara acak.

“Itu dilakukan pada dua hari terpisah, dengan jarak maksimum dua pekan," tulis Mayo Clinic melalui siaran pers, dilansir dari Best Life, Sabtu (20 November 2021).

Minuman plasebo memiliki rasa, tekstur, dan warna yang serupa, tetapi minim kafein. Studi yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association itu menghubungkan konsumsi minuman energi dengan peningkatan tekanan darah dan risiko lebih tinggi kardiovaskular.

Selain meningkatkan tekanan darah subjek penelitian, para peneliti juga menemukan bahwa minuman energi tampaknya memicu peningkatan norepinefrin, bahan kimia hormon stres, dan ini dapat mempengaruhi peningkatan risiko kejadian jantung. Faktanya, subjek penelitian yang mengonsumsi minuman energi mengalami peningkatan kadar norepinefrin sekitar 74 persen, sedangkan yang mengonsumsi plasebo mengalami peningkatan 31 persen.

Minum minuman berenergi saat berolahraga juga meningkatkan risiko stroke. Sementara risiko penyakit jantung yang lebih tinggi seharusnya menjadi alasan yang cukup untuk menemukan minuman favorit baru, para ahli mengatakan ada alasan lain untuk waspada terhadap minuman energi.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ciri atau Tanda Pria dan Wanita Selingkuh

Rabu, 18 Mei 2022 | 12:06 WIB

Makan Malam, Menaikkan Berat Badan atau Tidak?

Selasa, 17 Mei 2022 | 16:18 WIB

5 Cara Menghilangkan Batuk dalam Sekejap

Senin, 16 Mei 2022 | 23:43 WIB
X