Segera Periksa Mata saat Terdiagnosis Diabetes, Ini Alasannnya

- Selasa, 16 November 2021 | 16:09 WIB
Saat terdiagnosis diabetes disarankan segera memeriksakkan kondisi mata untuk menghindari komplikasi pada organ mata yang berujung kebutaan.ilustrasi (Pixabay)
Saat terdiagnosis diabetes disarankan segera memeriksakkan kondisi mata untuk menghindari komplikasi pada organ mata yang berujung kebutaan.ilustrasi (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Mereka yang terdiagnosis diabetes disarankan segera memeriksakkan kondisi mata pada dokter. Hal ini demi menghindari munculnya komplikasi organ mata yang bisa berujung pada kebutaan.

"Setiap begitu orang didiagnosis diabetes, segera periksakan mata supaya dicek (oleh dokter) semuanya seperti air matanya, tekanan bola matanya seperti apa, katarak, yang penting kontrol rutin ke dokter sehingga bisa menangani lebih dini," ujar Dokter Spesialis Mata dari Universitas Indonesia, Dr Referano Agustiawan, SpM(K) dinukil Republika.co.id Selasa (16/11/2021).

Baca Juga: Link Download WhatsApp GB APK 2021 dan Fitur Lengkapnya, Bisa Kirim Pesan Terjadwal

Pada mereka yang terkena diabetes, risiko mengalami kebutaan meningkat hampir 25 kali lipat dibandingkan orang sehat. Mereka juga berisiko terkena masalah mata apabila gula darah tak terkontrol seperti mata kering, glaukoma dan neuropati diabetik.

"komplikasi organ mata seperti dry eye memang semakin lama menderita diabetes, semakin tinggi risiko terkena seperti neuropati atau ada masalah di saraf mata," kata Rerefano.

Menurut Rerefano, seringkali penyandang diabetes baru berkonsultasi dengan dokter bila sudah mengalami mata kering dengan kondisi parah. Begitu juga dengan glaukoma atau kondisi tekanan bola mata yang tinggi yang dalam jangka waktu lama bisa menyebabkan kerusakan di saraf mata menyebabkan kebutaan.

Baca Juga: Duel Berdarah di Kota Tasikmalaya, Petugas Terpaksa Tembakkan Senjata

Glukoma pada tahap awal tidak bergejala semisal rasa sakit atau buram. Sementara pada kasus neuropati diabetik, pasien yang terdiagnosis di usia muda cenderung mengalami perburukan kondisi lebih cepat ketimbang bila baru terkena diabetes pada usia 50 atau 60 tahun. Referano mengatakan, pasien diabetes dengan riwayat penyakit sudah 20 tahun hampir 60 persennya mengalami neuropati diabetik.

"Makin muda usia apabila mengalami diabetes, makin berat perburukan diabetik neuropati dibandingkan apabila diabetes baru usia 50 tahun, 60 tahun. Diabetes bisa terjadi mulai dari anak kecil. Pasien termuda saya usia 16 tahun," demikian kata dia.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catat, Ini 7 Makanan Pantangan Ibu Hamil Muda

Jumat, 28 Januari 2022 | 16:49 WIB

Air Kencing Berbuih, Apakah Tanda Penyakit Serius?

Jumat, 28 Januari 2022 | 13:56 WIB

5 Penyebab Osteoporosis di Usia Muda, Apa Saja?

Rabu, 26 Januari 2022 | 16:08 WIB

Gejala Omicron Paling Buruk, Kenali 10 Daftarnya

Rabu, 26 Januari 2022 | 15:43 WIB

Penyebab Serangan Jantung yang Sering Diabaikan

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:43 WIB

Awas Ukuran Penis Mengecil, Ini Penyebabnya

Senin, 17 Januari 2022 | 18:29 WIB
X