Gejala Gagal Jantung di Usia Muda, Waspadai Jenis Batuk Ini!

- Rabu, 3 November 2021 | 12:30 WIB
tanda gejala gagal jantung yang harus diwaspadai termasuk di usia muda. serangan jantung dapat menyebabkan kerusakan besar pada kesehatan. Namun, mungkin Anda tidak menyadari bahaya dari risikonya. ilustrasi. (Shutterstock)
tanda gejala gagal jantung yang harus diwaspadai termasuk di usia muda. serangan jantung dapat menyebabkan kerusakan besar pada kesehatan. Namun, mungkin Anda tidak menyadari bahaya dari risikonya. ilustrasi. (Shutterstock)

tanda gejala gagal jantung yang harus diwaspadai termasuk di usia muda. serangan jantung dapat menyebabkan kerusakan besar pada kesehatan. Namun, mungkin Anda tidak menyadari bahaya dari risikonya.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- 

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS), saat ini sekitar 6,2 juta orang AS hidup dengan kondisi tanda gejala gagal jantung.

Meskipun gejala gagal jantung tidak berarti jantung telah berhenti, tetapi kondisi itu masih bisa menjadi penyakit yang sangat serius, bahkan mengancam jiwa. Itulah mengapa sangat penting mengenali tanda-tanda dan gejala gagal jantung kongestif, terutama yang dapat dengan mudah disalah artikan sebagai tanda lain.

Batuk adalah hal yang normal jika ada zat yang mengiritasi. Namun, menurut American Heart Association (AHA), penyebab yang mendasari batuk lama dengan lendir putih atau merah muda, sebenarnya bisa menjadi tanda dan gejala gagal jantung. Ini dikenal sebagai "batuk jantung" dan juga dapat memicu sesak napas atau mengi.

Baca Juga: 24 Daftar HP Samsung Terbaru 2021 Murah Mulai 1 Jutaan, Cek Spesifikasi dan Harga!

Dinukil dari Republika.co.id, Para ahli menjelaskan, kondisi ini terjadi ketika jantung menjadi kurang efisien sehingga darah dapat kembali ke vena pulmonalis (pembuluh yang membawa darah dari paru-paru ke jantung) memungkinkan cairan bocor ke paru-paru. Paling umum, batuk yang tidak berhenti adalah akibat dari asma atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Namun, para ahli mengatakan jika batuk berlanjut setelah perawatan penyakit paru-paru, maka Anda harus dievaluasi untuk gagal jantung.

"Seiring waktu, ketika gejala mereka tidak membaik dengan pengobatan (masalah pernapasan) yang tepat, gagal jantung muncul sebagai diagnosis,” kata spesialis gagal jantung Miriam Jacob di situs Cleveland Clinic dilansir di Best Life, Kamis (21/10).

Tanda-tanda dan gejala gagal jantung dapat ambigu karena sering dikaitkan dengan sejumlah penyakit lain juga. Menurut American Heart Association (AHA), seseorang bisa minta evaluasi dari profesional kesehatan tentang kemungkinan gejala gagal jantung jika menunjukkan lebih dari satu tanda berikut, sesak napas, mengi, pembengkakan atau retensi cairan, kelelahan, kehilangan nafsu makan, mual, kebingungan, dan peningkatan denyut jantung.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penyebab Serangan Jantung yang Sering Diabaikan

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:43 WIB

Awas Ukuran Penis Mengecil, Ini Penyebabnya

Senin, 17 Januari 2022 | 18:29 WIB

Video Belatung di Vagina Wanita Dr Boyke Turun Tangan

Minggu, 16 Januari 2022 | 13:55 WIB

Tips Diet dengan Konsumsi Kopi, Emang Bisa?

Minggu, 16 Januari 2022 | 11:00 WIB

Gejala DBD Anak, Waspadai Selama Musim Hujan

Minggu, 16 Januari 2022 | 10:00 WIB
X