Perubahan Warna Lidah Tunjukan Gejala Kolesterol Tinggi

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 16:02 WIB
Lidah; gejala kolesterol tinggi dapat terlihat dari perubahan warna lidah. Bagaiman kondisi warna lidah yang bisa menunjukkan gejala kolesterol tinggi. (Pinterest)
Lidah; gejala kolesterol tinggi dapat terlihat dari perubahan warna lidah. Bagaiman kondisi warna lidah yang bisa menunjukkan gejala kolesterol tinggi. (Pinterest)

gejala kolesterol tinggi dapat terlihat dari perubahan warna lidah. Bagaiman kondisi warna lidah yang bisa menunjukkan gejala kolesterol tinggi.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- gejala kolesterol tinggi adalah kondisi yang bisa menyebabkan masalah kesehatan berbahaya bila diabaikan. Hal ini terjadi ketika molekul lemak yang menggumpal di arteri dan membentuk plak.

Karena, gejala kolesterol tinggi bisa menjadi silent killer yang memicu masalah kesehatan pada sistem kardiovaskular tanpa menunjukkan tanda-tanda yang jelas.

Terkadang, beberapa perubahan fisiologis di lidah mungkin mengisyaratkan tingkat lipid yang tinggi dalam darah. Meskipun gejala kolesterol tinggi jarang menunjukkan tanda yang jelas, lidah bisa menjadi pintu utama untuk mendeteksi masalah kesehatan Anda dalam beberapa kasus.

Baca Juga: 23 Daftar HP Murah RAM Besar 1 Jutaan Terbaik 2021

Pada orang yang sehat, lidah biasanya berwarna merah muda. Sedangkan, bintil kecil pada bagian atas dan bawah lidah disebut papilla. Lidah yang berwarna terang dan gelap pun bisa memiliki makna yang berbeda.

Lidah yang berwarna ungu atau biru seringkali merupakan tanda bahwa darah tidak bisa mencapai otot untuk memasok jaringan dengan oksigen. Lidah yang kekurangan oksigen adalah hasil dari sirkulasi darah yang rendah di arteri.

Neuropath Laurence Kirk dari British College of Naturopath and Osteopathy, mengatakan lidah manusia itu memiliki banyak pembuluh darah. Aliran liur yang konstan itu bisa mencegah pembentukan bakteri berbahaya di area mulut.

Saat pembuluh darah yang memasok darah ke lidah tersumbat, darah bisa tersumbat atau berhenti. Perubahan suplai darah ini adalah hasil dari kebiasaan gaya hidup tertentu, diet dan obat-obatan.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Meniran Diklaim Bisa Jadi Obat Covid-19, Benarkah?

Selasa, 30 November 2021 | 14:31 WIB

BAB Setiap Hari Sehat? Ini Jawabannya

Selasa, 30 November 2021 | 12:15 WIB

Sakit Perut Haid, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Senin, 29 November 2021 | 21:41 WIB

Waspadai 5 Efek Samping Setelah Sembuh Demam Berdarah

Senin, 29 November 2021 | 18:17 WIB

7 Ciri Berat Badan Mulai Turun dan Angka Idealnya

Senin, 29 November 2021 | 15:10 WIB
X