Positif Covid-19 Setelah Vaksin, Kok Bisa?

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 14:48 WIB
ilustrasi vaksinasi Covid-19; positif Covid-19 setelah vaksin bagaimana bisa? Muncul pertanyaan apakah vaksin dapat menyebabkan Covid-19? (Ayobandung.com)
ilustrasi vaksinasi Covid-19; positif Covid-19 setelah vaksin bagaimana bisa? Muncul pertanyaan apakah vaksin dapat menyebabkan Covid-19? (Ayobandung.com)

positif Covid-19 setelah vaksin bagaimana bisa? Muncul pertanyaan apakah vaksin dapat menyebabkan Covid-19?

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Demi menekan laju kasus Covid-19 di Indonesia, pemerintah terus menggencarkan program vaksinasi untuk seluruh masyarakat Indonesia. Vaksin bertujuan untuk melindungi tubuh dengan membentuk antibodi terhadap virus.

Kendati demikian, vaksin Covid-19 yang ada saat ini tidak membuat Anda kebal 100% pada penyakitnya. Faktanya, Anda masih bisa terinfeksi Covid-19 bahkan setelah menerima vaksin dosis lengkap.

Apakah vaksin dapat menyebabkan Covid-19?
Ada sebagian orang yang berpikir bahwa vaksin justru bisa menyebabkan Covid-19. Anggapan ini muncul sebab sejumlah vaksin terbuat dari mikroba atau virus penyakit yang telah dinonaktifkan.

Baca Juga: 23 Daftar Harga HP Samsung dan Spesifikasinya, Murah dan Terbaik 2021

Namun, hal tersebut tidaklah benar karena virus yang digunakan dalam vaksin sudah lemah atau mati, sehingga tidak akan menyebabkan penyakit.

Pada dasarnya, setiap tubuh manusia memiliki sistem imun yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari serangan bakteri, virus, atau patogen penyebab penyakit lainnya. Sel imun bekerja dengan mengirimkan sel untuk melawan kuman.

Sayangnya, sistem imun tidak selalu berada dalam keadaan terbaiknya. Kadang kala, sistem imun bisa melemah dan tidak cukup kuat untuk membasmi kuman. Maka dari itu tubuh membutuhkan vaksin yang mampu mendorong sistem imun untuk memproduksi antibodi yang dapat menyerang virus.

Vaksin Covid-19 terdiri dari beberapa jenis, yaitu vaksin mRNA, vaksin vektor virus, dan vaksin subunit protein. Masing-masing vaksin memiliki cara kerja yang berbeda.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Meniran Diklaim Bisa Jadi Obat Covid-19, Benarkah?

Selasa, 30 November 2021 | 14:31 WIB

BAB Setiap Hari Sehat? Ini Jawabannya

Selasa, 30 November 2021 | 12:15 WIB

Sakit Perut Haid, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Senin, 29 November 2021 | 21:41 WIB

Waspadai 5 Efek Samping Setelah Sembuh Demam Berdarah

Senin, 29 November 2021 | 18:17 WIB

7 Ciri Berat Badan Mulai Turun dan Angka Idealnya

Senin, 29 November 2021 | 15:10 WIB
X