Gejala Kolesterol Tinggi Terlihat dari Kondisi Kaki, Waspadai!

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:35 WIB
ilustrasi -- Munculnya gejala kolesterol tinggi merupakan kondisi yang jarang terlihat jelas, tetapi tergolong cukup serius dan memicu penyakit serius. (Freepik)
ilustrasi -- Munculnya gejala kolesterol tinggi merupakan kondisi yang jarang terlihat jelas, tetapi tergolong cukup serius dan memicu penyakit serius. (Freepik)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Munculnya gejala kolesterol tinggi merupakan kondisi yang jarang terlihat jelas, tetapi tergolong cukup serius. Karena, gejala kolesterol tinggi bisa memicu berbagai penyakit serius, seperti penyakit jantung.

Kolesterol adalah zat lemak darah yang terakumulasi dengan pola makan buruk, kurang olahraga, merokok dan kebiasaan minum alkohol. Saat Anda memiliki banyak kolesterol dalam tubuh, hal ini akan menahan pembuluh darah.

Sayangnya, orang-orang terkadang tidak menyadari bahwa dirinya memiliki gejala kolesterol tinggi hingga mengalami komplikasi serius, seperti serangan jantung dan stroke.

Baca Juga: 23 Daftar HP Samsung Murah Terbaru dan Terbaik 2021

Jika seseorang sudah mengalami masalah kesehatan itua, dokter akan menguji kadar kolesterol dalam tubuh, terutama bila mereka mengira Anda mengalami serangan jantung atau stroke akibat muncul gejala kolesterol tinggi.

"Kolesterol tinggi termasuk faktor risiko tersembunyi yang sering tidak disadari atau terlambat disadari," kata British Heart Foundation dikutip dari The Sun.

Meski gejala kolesterol tinggi seringkali tidak terlihat jelas, ada tanda-tanda gejala kolesterol tinggi pada kaki yang sering terabaikan. Tanda gejala kolesterol tinggi ini termasuk kram di kaki dan tungkai, kaki mati rasa, atau perubahan warna kulit.

Semua kondisi itu bisa menjadi gejala penyakit pembuluh darah perifer, yakni salah satu komplikasi dari munculnya gejala kolesterol tinggi. Karena, kadar kolesterol tinggi itu berarti seseorang memiliki lebih banyak kolesterol jahat (LDL) yang bisa menjadi penyebab utama penyakit arteri perifer.

Baca Juga: Spesifikasi dan Harga Redmi Note 11 Pro 5G, Ini Bocoran Tanggal Rilisnya!

Dinukil Suara.com, pada penyakit pembuluh darah perifer ini, pembuluh darah menjadi sempit, mengeras dan tersumbat. Kondisi ini bisa membatasi aliran darah ke anggota tubuh lainnya, terutama bagian kaki.

Pada banyak orang, tanda-tanda pertama pembuluh darah perifer dimulai secara perlahan dan tidak teratur, mulai dari ketidaknyamanan berupa kelelahan dan kra di kaki yang akan memburuk ketika beraktivitas.

Pada akhirnya, kondisi ini bisa menyebabkan penurunan pertumbuhan rambut di kaki, kulit menjadi biru atau pucat, luka atau bisul yang tidak kunjung sembuh, kuku kaki buram tebal atau mati rasa dan otot berat.

Pada tahap yang lebih lanjut, orang dapat mengembangkan iskemia ekstremitas kritis. Penyumbatan darah yang parah ke anggota tubuh bagian bawah menyebabkan rasa sakit yang parah pada kaki dan jari kaki, bahkan ketika duduk tanpa melakukan aktivitas apapun.

Baca Juga: Tips Membeli Properti, Cermati 5 Langkah Ini Agar tak Menyesal

"Rasa sakit ini juga bisa membuat seseorang tidur tidak nyenyak. Biasanya, rasa sakit ini bisa hilang sementara bila menggantungkan kaki di atas tempat tidur atau bangun untuk berjalan-jalan sebentar," kata The University of California San Francisco.

Adapun beberapa faktor lainnya yang bisa menyebabkan munculnya gejala kolesterol tinggi, termasuk makan terlalu banyak lemak jenuh, tidak aktif secara fisik, memiliki Terlalu banyak lemak tubuh, minum alkohol berlebihan dan merokok.

Halaman:
1
2

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Awas Ukuran Penis Mengecil, Ini Penyebabnya

Senin, 17 Januari 2022 | 18:29 WIB

Video Belatung di Vagina Wanita Dr Boyke Turun Tangan

Minggu, 16 Januari 2022 | 13:55 WIB

Tips Diet dengan Konsumsi Kopi, Emang Bisa?

Minggu, 16 Januari 2022 | 11:00 WIB

Gejala DBD Anak, Waspadai Selama Musim Hujan

Minggu, 16 Januari 2022 | 10:00 WIB
X