Kebiasaan Makan Terburuk yang Bahayakan Usus, Sering Disepelekan!

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:59 WIB
Ilustrasi makan; Tahukah Anda, beberapa kebiasaan makan terburuk seperti mengonsumsi terlalu banyak pemanis buatan atau makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membahayakan kesehatan usus? (Pexels/Anna Pyshniuk)
Ilustrasi makan; Tahukah Anda, beberapa kebiasaan makan terburuk seperti mengonsumsi terlalu banyak pemanis buatan atau makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membahayakan kesehatan usus? (Pexels/Anna Pyshniuk)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Tahukah Anda, beberapa kebiasaan makan terburuk seperti mengonsumsi terlalu banyak pemanis buatan atau makan terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membahayakan kesehatan usus?

Dilansir di laman Eat This, Not That pada Rabu (20/10), meskipun kebiasaan makan terburuk ini mungkin tampak tidak berbahaya pada awalnya, namun sebenarnya dapat berdampak negatif pada mikrobioma di usus.

Mengingat usus sangat terkait erat dengan bagian tubuh lainnya, penting untuk menjaganya tetap sehat setiap saat. Ahli gizi mengatakan salah satu kebiasaan makan terburuk bagi usus yang kerap dilakukan adalah tidak mendapatkan cukup serat dalam makanan. Inilah mengapa serat sangat penting untuk usus.

Baca Juga: 5 Fakta Skandal Kim Seon Ho: Paksa Aborsi hingga Ditendang Dunia Hiburan Korea

Anda membutuhkan serat untuk usus yang sehat. Menurut pendiri Nutrition Untapped, Kayla Girgen, RD, LD, mendapatkan jumlah serat yang cukup adalah faktor kunci dalam menjaga kesehatan usus.

"Diet tinggi serat menyediakan makanan untuk bakteri di usus Anda, yang kemudian mendorong produksi asam lemak rantai pendek (SCFA)," kata Girgen.

SCFA sangat penting untuk kesehatan karena dapat meningkatkan penyerapan air dan mengurangi peradangan di dalam saluran pencernaan. Girgen juga mencatat diet yang lebih tinggi dalam makanan olahan dan gula tambahan seperti Standard American Diet (SAD) terlalu rendah serat, yang mengurangi varietas bakteri usus karena banyak mikroorganisme di usus Anda memakan serat.

Baca Juga: 10 HP RAM 8 GB Memori Internal 128 GB Terbaik September 2021, Mulai 3 jutaan!

Dinukil Republika.co.id, CEO NY Nutrition Group, penulis The Core 3 Healthy Eating Plan, Lisa Moskovitz, RD, menunjukkan ketika seseorang mengejar diet protein tinggi dengan tujuan kesehatan atau penurunan berat badan, mereka mungkin akhirnya makan lebih sedikit nabati dan kelebihan produk hewani. Hal itu akan menghasilkan terlalu sedikit serat.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Memperbesar Penis yang Ampuh, Dijamin Berhasil

Selasa, 7 Desember 2021 | 15:31 WIB
X