Tanda kerusakan Hati Bisa Dilihat dari Kulit, Ini Cirinya!

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 09:53 WIB
ilustrasi -- tanda kerusakan hati dapat dilihat dari kondisi kulit. Ada dua tanda yang muncul di kulit bila kerusakan tersebut terjadi. (Shutterstock)
ilustrasi -- tanda kerusakan hati dapat dilihat dari kondisi kulit. Ada dua tanda yang muncul di kulit bila kerusakan tersebut terjadi. (Shutterstock)

tanda kerusakan hati dapat dilihat dari kondisi kulit. Ada dua tanda yang muncul di kulit bila kerusakan tersebut terjadi.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Hati berfungi untuk memecah lemak dan menghasilkan protein pembekuan dan memproduksi bilirubin. Namun fungsi ini dapat terganggu karena kerusakan akibat liver berlemak. 

penyakit liver tidak hanya diderita oleh pecandu alkohol. Non-alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD) disebabkan oleh penumpukan lemak di hati dan merupakan bentuk paling umum dari penyakit liver di negara maju atau berkembang. Ini memengaruhi pasien yang mungkin atau mungkin tidak minum alkohol.

Salah satu fungsi utama hati adalah memecah lemak dalam darah. Timbunan lemak di hati dapat terjadi karena obesitas atau ketika hati tidak lagi mampu memecah lemak dengan mudah, menyebabkan lipid menumpuk di hati.

Baca Juga: 23 Daftar Harga HP Samsung dan Spesifikasinya, Termurah dan Terbaru Oktober 2021

Dilansir di Express.co.id, belum lama ini, dalam beberapa kasus, endapan itu akan menyebabkan peradangan dan kerusakan hati, yang mengarah ke bentuk yang lebih parah dari kondisi ini, Non-alcoholic steatohepatitis (NASH). Lebih baik seseorang bertindak sebelum NASH terjadi karena NASH dapat menyebabkan jaringan parut pada hati, suatu kondisi yang berpotensi mengancam jiwa yang disebut sirosis.

Tanda dan gejala NAFLD bisa diketahui. Orang yang memiliki kondisi NAFLD mungkin merasa, pertama, kelelahan. Dan kedua, nyeri di perut kanan atas (biasanya ringan). Namun, jika ini mendapat tindakan lebih dini, maka dapat menghentikan perkembangan NAFLD menjadi NASH.

Gaya hidup yang tidak banyak bergerak atau penyalahgunaan alkohol, bukan satu-satunya alasan timbulnya penyakit lever. Ada sejumlah faktor yang dapat menyebabkannya muncul. Pertama, gangguan yang disebut lipodistrofi, yang menyebabkan tubuh menggunakan atau menyimpan lemak secara tidak benar.

Kedua, penurunan berat badan yang cepat atau kekurangan gizi. Ketiga, penggunaan beberapa obat-obatan, termasuk kortikosteroid. Keempat, pengobatan HIV. Kelima, estrogen. Keenam, obat-obatan tertentu yang digunakan untuk mengobati kanker dan lain-lain. Ketujuh, paparan beberapa racun. Kedelapan, penyakit genetik langka seperti penyakit Wilson dan hipobetalipoproteinemia.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sakit Perut Haid, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Senin, 29 November 2021 | 21:41 WIB

Waspadai 5 Efek Samping Setelah Sembuh Demam Berdarah

Senin, 29 November 2021 | 18:17 WIB

7 Ciri Berat Badan Mulai Turun dan Angka Idealnya

Senin, 29 November 2021 | 15:10 WIB

5 Penyebab Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 27 November 2021 | 15:37 WIB
X