Gejala Diabetes hingga Ginjal Terdeteksi Lewat Bau Urine, Jangan Abaikan!

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 21:50 WIB
Ilustrasi -- gejala diabetes hingga penyakit ginjal dapat terdeteksi lewat bau urine. Pemeriksaan bau urine penting untuk memberikan informasi terkait bagaimana keadaan tubuh. (Shutterstock)
Ilustrasi -- gejala diabetes hingga penyakit ginjal dapat terdeteksi lewat bau urine. Pemeriksaan bau urine penting untuk memberikan informasi terkait bagaimana keadaan tubuh. (Shutterstock)

gejala diabetes hingga penyakit ginjal dapat terdeteksi lewat bau urine. Pemeriksaan bau urine penting untuk memberikan informasi terkait bagaimana keadaan tubuh.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- bau urine mampu menunjukkan apa yang sedang terjadi pada tubuh manusia. Ahli urologi, Petar Bajic, MD, menyampaikan urine, sebagian besar memiliki sedikit bau karena sekitar 95 persennya adalah air.

Sisanya adalah produk limbah atau kotoran dari kalsium, nitrogen, kalium, dan banyak lagi hasil saringan dari ginjal.

Jika seseorang mengalami dehidrasi, persentase air dalam urine turun dan kotoran yang disaring mengambil peran yang lebih menonjol. Ini menciptakan bau yang lebih kuat. Bukan hanya air minum, apa yang manusia makan juga dapat memengaruhi aroma keluaran kandung kemih.

Baca Juga: Bocoran Spesifikasi dan Harga Redmi Note 11 Pro 5G

Misalnya, asparagus terkenal karena memberikan bau urine belerang yang cukup menyengat. Sebab, faktanya, tubuh seseorang mengubah asam dalam asparagus menjadi senyawa yang mengandung belerang, yang menciptakan hasil yang menyengat.

Peminum kopi juga dapat mengenali aroma tertentu pada air seninya selama berada di kamar mandi. Selain itu, Kubis Brussel, bawang bombai dan bawang putih juga bisa menambah bau urine.

Berbagai obat dan suplemen dapat memberikan aroma tertentu pada air seni. "Jadi ini semua benar-benar normal. Ini mencerminkan kehidupan yang Anda jalani," tutur Bajic, dilansir di Cleveland Clinic, Kamis (14/10/2021).

Lalu apa arti dari bau urine itu? Tidak setiap bau urine yang unik dapat dijelaskan. Namun terkadang, Bajic menjelaskan, air seni yang berbau busuk itu menjadi tanda peringatan dari masalah kesehatan mendasar yang perlu mendapat perhatian.

Contohnya, kencing yang berbau seperti amonia. Jika mendeteksi sedikit amonia dalam urine maka itu bisa menjadi tanda infeksi saluran kemih (ISK). Bau tersebut menunjukkan bahwa bakteri mungkin berenang di sekitar sistem kemih, kemungkinan besar di uretra, ginjal, atau kandung kemih.

Baca Juga: 19 HP Samsung Murah RAM Besar 1 Jutaan Terbaik 2021

Urine yang menunjukkan tanda-tanda ISK juga mungkin keruh atau bahkan sedikit berdarah. Kencing juga bisa menjadi menyakitkan dan ini gejala yang diperparah oleh fakta bahwa Anda mungkin merasa perlu buang air kecil lebih sering. Demam dan kebingungan mental adalah tanda-tanda lain yang menyertainya.

"Jika Anda memiliki beberapa gejala, jadwalkan kunjungan dengan penyedia layanan kesehatan Anda," jelas Bajic.

ISK cukup umum, dan mengirim sekitar 10 juta orang Amerika ke dokter setiap tahun untuk perawatan antibiotik. Wanita dan orang dewasa yang lebih tua lebih rentan terkena infeksi.

Penyebab potensial lain dari urine yang membawa bau amonia meliputi, di antaranya, batu ginjal atau penyakit ginjal, penyakit hati, menopause, infeksi prostat, dan penyakit menular seksual seperti klamidia.

Sekarang bau urine seperti amonia juga dapat dikaitkan dengan dehidrasi dan makanan serta vitamin tertentu, seperti yang disebutkan sebelumnya. Jadi jika baunya muncul dan menghilang dengan cepat, tidak ada alasan untuk khawatir. Namun, jika tetap ada, periksakan ke profesional medis.

Sedangkan jika bau urine manis atau buah maka dapat menjadi tanda peringatan dari gejala diabetes atau hiperglikemia (gula darah tinggi). bau urine manis berasal dari tubuh yang mengeluarkan kelebihan glukosa, atau gula.

Baca Juga: Miris, Mayoritas Ibu Tak Tahu Sunat Perempuan Mematikan

Pada anak-anak, terutama bayi yang baru lahir, bau urine yang manis mungkin mengindikasikan penyakit urine sirup maple. Gangguan metabolisme yang langka dan mengancam jiwa ini mencegah tubuh memecah asam amino spesifik yang ditemukan dalam makanan. Karena itu, bagaimana pun, bau urine yang manis tidak boleh diabaikan.

Demikian informasi terkait gejala diabetes hingga penyakit ginjal yang dapat terdeteksi lewat bau urine dinukil Republika.co.id. Periksa kesehatan Anda jika mendapati bau urine yang menyengat dan berbeda dari biasanya.

Halaman:
1
2
3

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Awas Ukuran Penis Mengecil, Ini Penyebabnya

Senin, 17 Januari 2022 | 18:29 WIB

Video Belatung di Vagina Wanita Dr Boyke Turun Tangan

Minggu, 16 Januari 2022 | 13:55 WIB

Tips Diet dengan Konsumsi Kopi, Emang Bisa?

Minggu, 16 Januari 2022 | 11:00 WIB

Gejala DBD Anak, Waspadai Selama Musim Hujan

Minggu, 16 Januari 2022 | 10:00 WIB
X