Virus Bukan Mahluk Hidup, Tapi Benda Mati: Ini Alasan Ilmiahnya

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 14:08 WIB
Virus tidak dianggap sebagai mahluk hidup, karena benda mati itu tidak memenuhi sejumlah syarat sebagai organisme hidup. (Pixabay/Gerd Altmann)
Virus tidak dianggap sebagai mahluk hidup, karena benda mati itu tidak memenuhi sejumlah syarat sebagai organisme hidup. (Pixabay/Gerd Altmann)

Mereka kemudian mengarah sel inang untuk 'memfotokopi' kode genetik virus dan menyegelnya di dalam wadah baru yang dikenal sebagai kapsid.

Tanpa sel inang, parasit itu tidak bisa mereplikasi dirinya.

Kondisi itu tidak seperti organisme hidup yang dapat membelah diri atau membelah satu sel menjadi dua tanpa bantuan mahluk hidup lain.

Sedangkan virus harus mengambil kendali sel inang, untuk memproduksi dan merakit komponen virus baru.

Virus Tidak butuh apa pun untuk bertahan

Virus juga tidak dianggap sebagai mahluk hidup, karena ia tidak membutuhkan energi untuk bertahan. Virus pun tidak dapat mengatur suhunya sendiri.

Kedua kondisi itu tidak seperti organisme hidup yang memenuhi kebutuhan energinya melalui proses metabolisme.

Mahluk hidup memasok unit Adenosin Trifosfat (ATP) yang kaya energi dan sangat dibutuhkan untuk bertahan.

Sedangkan virus, tidak memerlukan apa-apa.

Baca Juga: Hoaks Seputar Virus Corona dan Vaksin Covid-19 Terbukti Mengganggu Kinerja Nakes dan Media Massa

Secara teori, virus hanya perlu berpindah-pindah inang sampai ia menemukan jenis sel yang tepat untuk mengikat dan menginfeksinya. Seperti virus corona, yang bisa beradaptasi dalam kelelawar dan menginfeksi manusia.

Halaman:

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Diet Cepat namun Tetap Makan yang Enak

Jumat, 24 Juni 2022 | 10:57 WIB

Mata Kedutan Tanda Gangguan Otak?

Kamis, 23 Juni 2022 | 18:22 WIB

Waktu Tidur Bayi, Anak-anak, Remaja, dan Dewasa

Selasa, 21 Juni 2022 | 17:31 WIB

5 Buah Enak yang Bantu Menguatkan Tulang

Selasa, 21 Juni 2022 | 14:04 WIB
X