Waktu Terbaik untuk Olahraga Malam Sebelum Tidur, Tak Perlu Lama!

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:27 WIB
Ilustrasi olahraga; Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penurunan tidur REM mungkin memiliki efek negatif pada tugas kognitif. Mengapa waktu begitu penting? (Pixabay)
Ilustrasi olahraga; Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penurunan tidur REM mungkin memiliki efek negatif pada tugas kognitif. Mengapa waktu begitu penting? (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- tidur REM dikaitkan dengan mimpi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penurunan tidur REM mungkin memiliki efek negatif pada tugas kognitif. Mengapa waktu begitu penting?

Menurut Tamara Hew-Butler, DPM, PhD, FACSM, seorang profesor di bidang olahraga dan ilmu olahraga dari Wayne State University's College of Education, latihan intensitas tinggi menyebabkan respons sistem saraf simpatik yang kuat atau dikenal dengan respon melawan atau lari. Respon melawan adalah respons bertahan hidup yang dimiliki tubuh dalam menghadapi ancaman baik yang nyata atau yang dirasakan.

Ini mempersiapkan seseorang untuk melawan ancaman itu atau melarikan diri ke tempat yang aman dengan meningkatkan detak jantung, tekanan darah serta laju pernapasan. Respon fisiologis yang sama ini dipicu oleh olahraga yang intens, membuat seseorang siap untuk bertindak, bukan tidur.

Baca Juga: Kenali 5 Gejala Awal Sakit Jantung, Waspadai Nyeri di Area Ini!

Hew-Butler mengatakan, banyak orang berpikir bahwa latihan intensitas tinggi yang dilakukan dalam waktu sekitar tiga jam sebelum tidur dapat mengganggu tidur, terutama tertidur karena meningkatkan gairah, suhu inti tubuh, stres, dan hiperaktif simpatik. Lebih lanjut Hew-Butler menjelaskan, ini juga dapat menyebabkan "penundaan fase" dalam ritme sirkadian sehingga menyebabkan seseorang begadang dan bangun lebih lambat.

"Karena pelepasan melatonin yang tertunda, hormon yang memicu kantuk di malam hari," kata Hew-Butler, dilansir dari healthline, Rabu (13/10/2021).

Kapan waktu terbaik untuk berolahraga?

Dinukil Republika.co.id, Yasi Ansari, MS, RDN, ahli gizi yang berspesialisasi dalam nutrisi olahraga dan juru bicara di Academy of Nutrition and Dietetics mengatakan bahwa penelitian ini menyarankan olahraga intensitas tinggi di malam hari mungkin bermanfaat untuk kualitas tidur malam hari. Akan tetapi, jika Anda berolahraga mendekati waktu tidur, hal tersebut justru malah mengganggu tidur.

Terlepas dari apa yang ditunjukkan oleh penelitian, Ansari menyarankan agar setiap orang menyesuaikan kebiasaan olahraga dengan tubuhnya sendiri.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tren Fashion 2022, Baju Oversize Diprediksi Booming

Jumat, 3 Desember 2021 | 21:18 WIB

Ternyata Ini Rahasia Gaya Stylish Jonathan Frizzy

Kamis, 2 Desember 2021 | 20:28 WIB

DDD Challenge Viral di TikTok, Kenali Bahayanya

Kamis, 2 Desember 2021 | 15:30 WIB
X