Kurang Tidur Bisakah Tubuh Memulihkan Diri? Ini 6 Tipsnya

- Selasa, 28 September 2021 | 18:35 WIB
Ilustrasi kurang tidur atau insomnia; kurang tidur memang sangat menyiksa. Bahkan jika sering dilakukan tubuh akan kesulitan memulihkan diri. Tapi jangan khawatir ada 6 tips mengatasi kurang tidur (Pexels)
Ilustrasi kurang tidur atau insomnia; kurang tidur memang sangat menyiksa. Bahkan jika sering dilakukan tubuh akan kesulitan memulihkan diri. Tapi jangan khawatir ada 6 tips mengatasi kurang tidur (Pexels)

kurang tidur memang sangat menyiksa. Bahkan jika sering dilakukan tubuh akan kesulitan memulihkan diri. Tapi jangan khawatir ada 6 tips mengatasi kurang tidur

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Tidur sangat penting untuk kesehatan. Ini berlaku untuk hampir semua makhluk hidup. Namun, penelitian baru menunjukkan kemampuan untuk segera mengejar ketinggalan pada waktu tidur yang hilang lebih banyak mitos dibandingkan fakta.

Peneliti di Universitas Jagiellonian di Kraków, Polandia, dengan hati-hati memeriksa perubahan fungsi yang terkait dengan kurang tidur di antara orang dewasa. Peserta menghabiskan 10 hari mengalami kurang tidur parsial, kurang tidur sekitar sepertiga dari biasanya. Ini diikuti oleh pemulihan selama sepekan penuh.

Temuan para peneliti menunjukkan kurang tidur memakan waktu lama pada fungsionalitas. Defisit dalam kemampuan orang untuk berpikir jernih cenderung menumpuk sebagai pembatasan tidur parsial berkembang.

Baca Juga: 6 Serial dan Film Korea Terbaru Netflix, Catat Jadwal Rilisnya!

Para peserta tidak mudah pulih dari kekurangan tidur ini bahkan setelah tidur ekstra pada hari-hari berikutnya. Jumlah tidur yang dibutuhkan orang sangat bervariasi. Namun, rata-rata, orang dewasa membutuhkan minimal tujuh jam setiap hari untuk mempertahankan fungsionalitas puncak.

Stephanie M Stahl adalah asisten profesor kedokteran klinis dan neurologi klinis di Fakultas Kedokteran Universitas Indiana di Indianapolis. Dr Stahl, yang tidak terlibat dalam penelitian, mengkhususkan diri dalam pengobatan tidur. Dia mengomentari pentingnya penelitian ini dan penelitian serupa.

"Studi ini menambah banyak bukti bahwa kurang tidur memiliki efek merugikan pada fungsi siang hari kita," ujarnya seperti dilansir dari laman Medical News Today.

Penelitian ini secara khusus menyoroti bahkan durasi singkat untuk mendapatkan hanya satu sampai dua jam di bawah target kami yaitu tujuh jam tidur lebih menyebabkan persistensi gangguan, bahkan setelah sepekan mendapatkan tidur yang cukup.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Khasiat Minyak Zaitun untuk Wajah, Bikin Awet Muda!

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:22 WIB

6 Manfaat Daun Jelatang, Obat Eksim hingga Rematik

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:51 WIB

3 Minuman Penurun Berat Badan, Bisa Dibuat di Rumah!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:07 WIB

Cara Jaga Kesehatan Otak dengan 6 Kebiasaan Mudah Ini

Jumat, 22 Oktober 2021 | 09:11 WIB

Cara Mengetahui Telur Busuk, Jarang Disadari!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:59 WIB

Tanda Gejala Gagal Jantung, Waspadai Jenis Batuk Ini!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:02 WIB

3 Risiko Olahraga Sebelum Tidur, Jarang Disadari!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:45 WIB

Cara Hilangkan Lemak Perut, 5 Tips Ini Dijamin Ampuh

Kamis, 21 Oktober 2021 | 09:26 WIB
X