Bolehkah Orang Alergi Obat Disuntik Vaksin Covid-19?

- Minggu, 26 September 2021 | 15:59 WIB
Vaksinasi Covid-19; Meski bisa menimbulkan efek samping, vaksin Covid-19 tidak selalu berbahaya bagi seseorang yang memiliki alergi obat. (Biro Adpim Jabar/Rizal FS)
Vaksinasi Covid-19; Meski bisa menimbulkan efek samping, vaksin Covid-19 tidak selalu berbahaya bagi seseorang yang memiliki alergi obat. (Biro Adpim Jabar/Rizal FS)

Bagaimana kelanjutan vaksinasi setelah timbul reaksi alergi?

Di Turki sempat terjadi kasus alergi yang dialami tenaga kesehatan setelah mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19 Sinovac. Petugas ini memiliki alergi terhadap penisilin dan mengalami serangan anafilaksis selama 15 menit. Tapi ia kembali pulih setelah penanganan cepat.

Reaksi alergi berat pada vaksin yang paling dikhawatirkan anafilaksis (syok akibat reaksi alergi berat). Alergi berat ini terjadi ketika adanya reaksi sistem imun secara tiba-tiba ketika terkena alergen atau pemicu. Efeknya bisa berbahaya bahkan bisa mematikan. Tapi bisa berlangsung aman tanpa meninggalkan kerusakan permanen jika pada masa daruratnya langsung tertangani dengan cepat dan tepat.

“Prinsipnya, semua orang yang akan mendapatkan vaksin jenis apapun harus dipantau di tempat. Setidaknya dipantau selama 15 menit,” kata Zubairi dinukil Hellosehat.com.

Hal ini sejalan dengan alur pemberian vaksin yakni penerima vaksin harus menunggu 30 menit setelah disuntikkan vaksin. Hal ini dilakukan untuk mengamati reaksi dan berjaga adanya kemungkinan alergi parah.

Dari 21 laporan kasus reaksi anafilaksis penerima vaksin, 5 orang diketahui alergi terhadap makanan dan 3 orang diantaranya memiliki riwayat alergi obat.

Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) mengeluarkan rekomendasi terbaru (9/2/22021)) yang menyatakan penerima vaksin Sinovac dosis pertama yang mengalami anafilaksis tidak diizinkan menerima vaksin dosis kedua.

Baca Juga: Kini Minyak Goreng Bekas Pakai Bisa Ditukar Menjadi Emas

Kriteria kelayakan penerima vaksin Sinovac yang direkomendasikan PAPDI

PAPDI mengeluarkan rekomendasi terbaru setelah mengamati proses vaksinasi yang telah berjalan sejak Kamis (14/1/2021).

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X