Ayam Tangkap di Kedai Kopi Tarik Ulur, Menggiurkan dengan Taburan Rempah Sedap

- Sabtu, 25 September 2021 | 19:03 WIB
Ayam tangkap menjadi menu andalan dari Kedai Kopi Tarik Ulur. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S)
Ayam tangkap menjadi menu andalan dari Kedai Kopi Tarik Ulur. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S)

COBLONG, AYOBANDUNG.COM  — Ayam goreng atau ayam bakar sudah menjadi menu yang biasa. Tapi, bagaimana dengan ayam yang disajikan penuh dengan beragam rempah?

Ialah ayam tangkap dari Kedai Kopi Tarik Ulur. Kedai ini berlokasi di Jalan Terusan Cigadung No.6, Sekeloa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, yang punya ciri khas sajian tersebut.
 
Ayam tangkap sendiri menjadi menu andalan dari Kedai Kopi Tarik Ulur.

Sajian kuliner khas Aceh ini kaya akan beragam rempah. Ciri khas yang melekat kuat pada menu ini ialah rempah dan bumbu yang disajikan menutupi ayam.
 
Bila baru pertama kali mencoba menu ini, sekelebat muncul rasa heran karena di piring saji hanya terdapat lengkuas yang ditumbuk, daun kari, daun pandan, dan potongan cabai hijau serta merah keriting yang digoreng.
 
Ketika membongkar rempah dan dedaunan, barulah menyeruak potongan daging ayam goreng.
 
Jangan salah, meskipun sama-sama dimasak dengan cara digoreng, ayam tangkap Kedai Kopi Tarik Ulur memiliki cita rasa dan tekstur yang berbeda dengan ayam goreng pada umumnya.

Ayam tangkap ini menggunakan daging ayam kampung yang dikirim langsung dari Yogyakarta. Walau daging ayam kampung, tekstur daging dari ayam tangkap ini sangat lembut dengan bumbu yang sangat meresap. 
 
Belum lagi dengan kriuknya daun kari yang dikirim langsung dari Aceh, lengkuas, daun pandan, dan potongan cabai hijau serta merah.

Semuanya bercampur menjadi satu saat disantap dengan nasi hangat yang pulen. Plus dicocol pada sambal tarik dengan rasa pedasnya yang hot.

"Proses pemasakan ayam tangkap melalui proses yang lama dengan teknik khusus," kata pemilik Kedai Kopi Tarik Ulur, Agung Pramudya Wijaya saat berbincang dengan Ayobandung.com di lokasi belum lama ini.

Agung menjelaskan, untuk memberikan tekstur yang pas dengan bumbu yang meresap sempurna, daging ayam kampung melewati pengungkepan bersama bumbu kurang lebih selama lima jam.

"Ini tidak boleh terlalu lama atau sebentar tetapi harus pas dengan teknik khusus," kata bassist Cherrybombshell ini.

Selain penanganan daging ayam dengan cara yang khas, untuk lengkuas pun harus melalui penumbukan menggunakan penumbuk tradisional yaitu lumpang dan alu.

"Ini pun waktunya lama, tapi saya ingin menghadirkan makanan yang unik dan berbeda dari yang sudah ada," tambah Pecunk panggilan dari Agung.

Tak sampai di sana, proses menggoreng daging ayam dan rempah-rempah tersebut harus dengan cara khusus.

Sambal Tarik

Pecunk menjelaskan, awalnya, sambal untuk ayam tangkap mengikuti sambal aslinya dari Aceh, yaitu sambal kecap.

Sambal ini terdiri dari kecap memakai irisan cabai rawit, bawang merah, dan tomat.

"Tapi banyak pelanggan yang request ingin sambal lain, saya pun bereksperimen bikin sambal yang pedes banget ini. Pelanggan banyak yang menyebutnya sambal tarik, karena rasanya yang pedas," urai Pecunk.

Ayam Tangkap di Bandung
 
Kedai Kopi Tarik Ulur. Kedai ini berlokasi di Jalan Terusan Cigadung No.6, Sekeloa, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, yang punya ciri khas sajian tersebut. (Ayobandung.com/Gelar Aldi S)

Pecunk ingin ayam tangkap dari Kedai Kopi Tarik Ulur, membuat trademark jika ayam tangkap di Bandung identik dengan Kedai Kopi Tarik Ulur begitupun sebaliknya.

Ayam tangkap Kedai Kopi Tarik Ulur ini, tidak hanya bisa pelanggan dapatkan di Jalan Terusan Cigadung No 6 Kota Bandung.  Pelanggan bisa memesannya secara online, melalui layanan pesan antar berbasis  ojek online maupun jasa pengantaran lainnya.

Selain pelanggan di Kota Bandung, ayam tangkap ini banyak dipesan penyuka ayam tangkap yang ada di Pulau Jawa baik dalam bentuk ayam tangkap mentah maupun matang. Untuk ayam tangkap mentah, sang pemilik akan memberikan tutorial cara menggorengnya.

Uniknya wadah untuk pengiriman paket ini, menggunakan besek yang terbuat dari anyaman bambu. Sehingga tidak menambah beban sampah yang tidak bisa terurai.

Sajian ayam tangkap ini pun disukai pengusaha kuliner legend dari Kota Bandung salah satunya pemilik Yoghurt Cisangkuy Sumarni, politisi mantan Wakil Gubernur Jawa Barat sekaligus aktor Deddy Mizwar.
 

Hasil intipan dari instagram sang pemilik Kedai Kopi Tarik Ulur, pakar kuliner William Wongso pernah memesan ayam tangkap di sini.

"Pernah ada yang bawa ke Abu Dhabi (Uni Emirat Arab) sudah matang dan disimpan 10 hari dan masih enak. Sekarang rencananya mau kirim ke Pontianak (Kalimantan Barat)," terang Pecunk.

Untuk menikmati seporsi ayam tangkap. Tentunya tanpa harus menangkap ayamnya terlebih dahulu, kita cukup mengeluarkan Rp35.000. Murah, 'kan? [*]
 

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Resep Kreasi Tahu Susu Lembang, Mudah dan Nikmat

Selasa, 12 Oktober 2021 | 13:41 WIB

Resep dan Cara Membuat Kulit Lumpia Basah atau Kering

Senin, 11 Oktober 2021 | 11:22 WIB

6 Tempat Nongkrong Instagramable di Bandung

Minggu, 10 Oktober 2021 | 10:00 WIB

5 Bakso Enak di Bandung, Cocok untuk Makan Siang

Kamis, 23 September 2021 | 11:20 WIB

5 Rekomendasi Jajanan Khas Bandung yang Wajib Kamu Coba

Minggu, 19 September 2021 | 16:27 WIB

Rekomendasi 15 Kuliner Enak dan Populer di Bandung

Sabtu, 18 September 2021 | 11:09 WIB

Cara Membuat Somay, Resep Siomay Tanpa Ikan untuk Dijual

Selasa, 14 September 2021 | 12:18 WIB
X