Beruban di Usia Muda, Apa Penyebabnya?

- Jumat, 24 September 2021 | 08:43 WIB
ilustrasi -- rambut beruban di usia muda membuat orang tidak percaya diri, terutama bagi yang belum terlalu berumur alias masih muda. Muncul uban di usia muda bisa menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan nutrisi penting, misalnya vitamin B12. (Shutterstock)
ilustrasi -- rambut beruban di usia muda membuat orang tidak percaya diri, terutama bagi yang belum terlalu berumur alias masih muda. Muncul uban di usia muda bisa menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan nutrisi penting, misalnya vitamin B12. (Shutterstock)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- rambut beruban di usia muda membuat orang tidak percaya diri, terutama bagi yang belum terlalu berumur alias masih muda. Muncul uban di usia muda bisa menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan nutrisi penting, misalnya vitamin B12.

Beberapa penelitian terbaru menunjukkan kekurangan nutrisi dapat berdampak besar pada rambut. Sejumlah penelitian tersebut merekomendasikan agar orang memastikan mereka mengonsumsi cukup Vitamin B12.

Vitamin B12 terlibat dalam membantu tubuh membuat sel darah merah dan menjaga sistem saraf tetap sehat. Ini juga digunakan oleh tubuh untuk melepaskan energi dari makanan.

Baca Juga: HP Gaming Murah RAM Besar Performa Kencang 1 Jutaan Terbaik 2021

Sementara itu, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia defisiensi vitamin B12. Ini terjadi ketika kekurangan vitamin B12 atau folat menyebabkan tubuh memproduksi sel darah merah besar yang tidak normal yang tidak dapat bekerja dengan baik.

Dinukil Republika.co.id, orang dewasa, berusia 19 hingga 64 tahun, diketahui membutuhkan sekitar 1,5 mikrogram vitamin B12 per hari. Dibutuhkan beberapa saat untuk mengetahui kekurangan vitamin B12, karena tubuh dapat menyimpan nutrisi selama beberapa tahun.

Di sisi lain, jangan terlalu banyak mengonsumsi suplemen vitamin B12. Cukup dua mikrogram atau kurang dalam sehari vitamin B12 agar tidak akan menyebabkan kerusakan.

Ada beberapa gejala lain yang harus diwaspadai untuk menentukan kekurangan vitamin B12. Karena kekurangan vitamin B12 dapat memengaruhi jaringan saraf, orang mungkin lebih rentan terhadap parestesia (kesemutan).

Selain itu, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan gangguan depresi dan penurunan kemampuan mental, seperti memori dan penilaian. Vitamin B12 yang merupakan zat gizi mikro dapat dipengaruhi oleh kebiasaan makan.

National Health Service Inggris mengungkapkan vitamin B12 dapat diasup dengan makan daging, ikan, atau produk susu. Vitamin B12 tidak ditemukan secara alami dalam makanan seperti buah, sayuran, dan biji-bijian, sehingga vegan lebih mungkin mengalami kekurangan.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada! Telapak Kaki Dingin Tanda Kolesterol Tinggi

Senin, 25 Oktober 2021 | 19:26 WIB

5 Efek Buruk Posisi Tidur Miring Kanan dan Tengkurap

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 20:56 WIB

5 Khasiat Minyak Zaitun untuk Wajah, Bikin Awet Muda!

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 14:22 WIB

6 Manfaat Daun Jelatang, Obat Eksim hingga Rematik

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:51 WIB

3 Minuman Penurun Berat Badan, Bisa Dibuat di Rumah!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:07 WIB

Cara Jaga Kesehatan Otak dengan 6 Kebiasaan Mudah Ini

Jumat, 22 Oktober 2021 | 09:11 WIB

Cara Mengetahui Telur Busuk, Jarang Disadari!

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:59 WIB
X