Penyebab Harga ikan Gabus Jadi Mahal: Banyak Faktor Rumit dan Sulit

- Selasa, 21 September 2021 | 20:01 WIB
Harga ikan gabus dalam beberapa tahun terakhir melejit tinggi, bahkan mencapai jutaan rupiah. Ini dikarenakan sulitnya melakukan budi daya. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)
Harga ikan gabus dalam beberapa tahun terakhir melejit tinggi, bahkan mencapai jutaan rupiah. Ini dikarenakan sulitnya melakukan budi daya. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

BANJARAN, AYOBANDUNG.COM — Harga ikan gabus dalam beberapa tahun terakhir melejit tinggi, bahkan mencapai jutaan rupiah.

Walaupun banyak varietas lokal, harganya juga tidak kalah dengan ikan gabus dari luar. Ada beberapa penyebab ikan gabus memiliki harga jutaan rupiah.

Pepen Rohikmat, salah seorang pebudidaya ikan gabus mengatakan, harga ikan gabus yang mencapai jutaan rupiah dikarenakan sulitnya melakukan budi daya.

"Memang ikan gabus itu masuk dalam kategori ikan lokal dan bisa hidup dalam hampir semua kondisi, namun sulit untuk melakukan budi daya," ujar Pepen.

Dia mencontohkan, Channa Maru lokal yang bagus untuk dijadikan ikan hias, namun sulit dibudi daya.

Bahkan di Indonesia, hanya ada satu perusahaan yang mampu melakukan budi daya Channa Maru tersebut.

"Di Kalimantan yang terdapat gabus bagus, hanya dua pebudi daya yang bisa membudidayakannya. Justru gabus dari luar negeri banyak yang dibudi daya di kita," katanya.

Proses pemijahan memang menjadi masalah utama. Laiknya ikan pada umumnya, supaya bisa berkembang biak ikan gabus harus nyaman dulu dengan suasana.

Alhasil, diperlukan melakukan manipulasi tangki atau akuraium seperti habitat aslinya.

Ikan gabus juga harus sehat dan cukup umur supaya bisa dipijahkan. Selain itu jangan ada gangguan sama sekali.

"Kalau merasa terganggu, mereka jadi stres dan tidak mau bertelur," ujarnya.

Ikan gabus memiliki karakter seperti ikan cupang yang menyendiri dan protektif terhadap teritorialnya. Sehingga tidak mudah mengawinkan ikan jantan dengan betina.

"Harus dikenalkan dulu. Kalau langsung disatukan dalam satu tank, bisa bisa saling membunuh," ujarnya.

Ketika sudah merasa cocok, kendala lain yang dihadapi adalah keberhasilan telur menetas. Jika suhu dan kandungan air tidak cocok, telur yang dihasilkan juga bisa tidak menetas.

"Kalau menetas juga belum tentu semuanya hidup. Bisa berkurang setengahnya," ujarnya.

Ikan gabus dalam sekali bertelur bisa menghasilkan 1.000 ekor anakan. Dalam keadaan berhasil, dari 1.000 bayi yang menetas, bisa mencapai 500 ekor yang  hidup dan siap dijual.

"Harganya bayi gabus ukuran 5 sentimeter, rata-rata Rp35.000/ekor. Jadi lumayan kalau bisa berhasil, tapi tantangannya itu memijahkannya. Banyak yang gagal dalam membudidayakan dan gabus lokal yang paling susah dibudidaya," ujarnya.

Baca Juga: Ikan Gabus Membawa Banyak Uang, Harga Jual Jutaan Rupiah

Kebanyakan ikan gabus yang dijual di pasar kata Pepen, merupakan gabus lokal hasil tangkapan alam.

Untuk membudidayakan gabus lokal tidak semudah membudidaya gabus dari indukan hasil budidaya. [*]

Baca Juga: Gabus, dari Rawa Jadi Ikan Hias Jutaan Rupiah

Editor: Aris Abdulsalam

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gabus, dari Rawa Jadi Ikan Hias Jutaan Rupiah

Selasa, 21 September 2021 | 16:34 WIB

FESTRA 2021: Menjaga Kebudayaan Indonesia

Selasa, 7 September 2021 | 10:24 WIB
X