Perbedaan Sakit Tenggorokan Akibat Flu vs Covid-19

- Senin, 20 September 2021 | 07:29 WIB
ilustrasi -- Pada beberapa orang, virus corona Covid-19 bisa menyebabkan sakit tenggorokan yang sering disalahartikan sebagai kondisi kesehatan lainnya seperti flu atau pilek. (Freepik)
ilustrasi -- Pada beberapa orang, virus corona Covid-19 bisa menyebabkan sakit tenggorokan yang sering disalahartikan sebagai kondisi kesehatan lainnya seperti flu atau pilek. (Freepik)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pada beberapa orang, virus corona Covid-19 bisa menyebabkan sakit tenggorokan yang sering disalahartikan sebagai kondisi kesehatan lainnya seperti flu atau pilek.

Menurut NHS, sakit tenggorokan tidak terdaftar sebagai gejala virus corona Covid-19. NHS mengatakan gejala utama virus corona Covid-19 termasuk batuk, demam tinggi, kehilangan indra penciuman dan perasa.

Tapi, aplikasi studi gejala Covid-19 ZOE telah menunjukkan bahwa sakit tenggorokan salah satu gejala virus corona Covid-19 yang paling sering dialami oleh orang yang sudah vaksin Covid-19.

Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 21 Diumumkan Senin? Cek Nama Penerima Hasil Seleksi di Sini

Tim Spector, peneliti terkemuka dalam studi tersebut mempresentasikan hal tersebut melalui YouTube. Ia meminta semua orang melaporkan rasa sakit tenggorokan mereka.

"Kami menerima pesan bahwa sakit tenggorokan yang dialami orang-orang dengan virus corona Covid-19 agak tidak biasa, berbeda dengan orang yang sakit tenggorokan biasa," kata Tim Spector dikutip dari The Sun.

Ia menduga sakit tenggorokan pada pasien Covid-19 mungkin terjadi di area yang berbeda atau rasanya berbeda.

Karena itu, mereka ingin melakukan penelitian lebih lanjut mengenai hal tersebut, supaya bisa membedakan sakit tenggorokan akibat virus corona Covid-19 dan flu biasa.

Berdasarkan ribuan komentar, beberapa orang mengaku sakit tenggorokan pada pasien virus corona Covid-19 itu terasa kering.

Baca Juga: Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Bandung 20 September 2021

Bukan sakit tenggorokan yang terasa gatal seperti biasanya. Selain itu, beberapa orang juga mengalami pembesaran amandel yang menjadi merah dan lebih besar.

"Saya pernah sakit tenggorokan di masa lalu, tetapi ini adalah sakit tenggorokan terburuk yang pernah saya alami. Rasa sakitnya sangat buruk sehingga membangunkan saya dan membuat saya terasa seperti sedang sekarat," jelasnya dinukil Himedik.com.

Menurut data ZOE, hampir setengah dari orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 mengalami sakit tenggorokan.

Penelitian yang menggunakan data dari jutaan pengguna aplikasi tersebut menyebut, sakit tenggorokan akibat virus corona cenderung ringan, terjadi pada minggu pertama infeksi dan tidak berlangsung lebih dari 5 hari.

Sakit tenggorokan ini juga bisa dikaitkan dengan oleh banyak penyakit pernapasan, seperti pilek musiman. Karena itu, sakit tenggorokan mungkin tidak disebabkan oleh virus corona Covid-19.

Meski begitu, para ahli memperingatkan bahwa seseorang harus segera menemui dokter bila mengalami sakit tenggorokan selama lebih dari 5 hari, karena bisa menandakan kondisi kesehatan lainnya.

Baca Juga: JADWAL PENCAIRAN BSU BLT BPJS TAHAP 4, Cara Cek dan Besaran Dananya

Tapi, salah satu cara untuk mengetahui sakit tenggorokan Anda disebabkan oleh virus corona Covid-19 atau flu bisa dengan mendeteksi gejala penyerta lainnya.

Misalnya, Anda mengalami sakit tenggorokan bersamaan dengan anosmia yang lebih mungkin disebabkan oleh virus corona Covid-19 daripada pilek biasa. Menurut NHS, hilangnya rasa dan bau juga bisa disebabkan oleh flu biasa.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Penyebab Rambut Rontok dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 27 November 2021 | 15:37 WIB

Sering Mengantuk Setelah Makan, Ini Penyebabnya

Kamis, 25 November 2021 | 16:21 WIB
X