Broken Heart Syndrome, Kelainan Jantung karena Patah Hati

- Jumat, 17 September 2021 | 16:16 WIB
broken heart syndrome disebut menjadi pemicu kelainan jantung yang diakibatkan patah hati, seperti apa kondisinya? (Freepik)
broken heart syndrome disebut menjadi pemicu kelainan jantung yang diakibatkan patah hati, seperti apa kondisinya? (Freepik)

 

broken heart syndrome disebut menjadi pemicu kelainan jantung yang diakibatkan patah hati, seperti apa kondisinya?

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Anda tentu salah satu dari sekian banyak orang yang tak pernah luput dari perasaan galau. Entah karena beban pekerjaan, keuangan, atau patah hati. Namun, tahukah Anda bahwa penyakit patah hati memang benar-benar ada?

Dalam dunia medis, penyakit yang dapat menyerang jantung ini disebut broken heart syndrome. Temukan penjelasan lengkap mengenai broken heart syndrome berikut ini.

Apa itu broken heart syndrome?
Broken heart syndrome (BHS) atau sindrom patah hati merupakan salah satu penyakit jantung yang sifatnya sementara. Kondisi ini bisa terjadi karena situasi yang menyebabkan stres hingga membuat Anda menjadi emosional.

Baca Juga: Jerit Pilu Sang Kupu Kupu Malam di Kota Kembang

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan jika Anda mengalami kondisi ini akibat suatu kondisi medis tertentu. Penyakit ini memiliki beberapa nama lain, yaitu takotsubo cardiomyopathy, apical balloning syndrome, atau stress cardiomyopathy.

Saat mengalami broken heart syndrome, terjadi gangguan fungsi pada bagian jantung yaitu ventrikel. Gangguan ini berkaitan dengan tidak cukupnya aliran darah melalui arteri koroner menuju ke jantung.

Adanya penyakit ini menandakan bahwa serangan jantung tidak hanya terjadi karena penyakit jantung koroner. Akan tetapi, mungkin saja terjadi karena gangguan mental.

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Onani yang Dibolehkan Islam, Anda Dibolehkan?

Kamis, 7 Juli 2022 | 20:08 WIB

Cara Diet Cepat namun Tetap Makan yang Enak

Jumat, 24 Juni 2022 | 10:57 WIB

Mata Kedutan Tanda Gangguan Otak?

Kamis, 23 Juni 2022 | 18:22 WIB
X