Minum Air Cegah Gagal Jantung 25 Tahun Kemudian!

- Jumat, 17 September 2021 | 11:05 WIB
Ilustrasi -- Gagal jantung bisa dicegah dengan cukup minum air putih. Bahkan kebiasaan cukup minum air ternyata dapat mengurangi risiko gagal jantung 25 tahun kemudian. (Shutterstock)
Ilustrasi -- Gagal jantung bisa dicegah dengan cukup minum air putih. Bahkan kebiasaan cukup minum air ternyata dapat mengurangi risiko gagal jantung 25 tahun kemudian. (Shutterstock)

Gagal jantung bisa dicegah dengan cukup minum air putih. Bahkan kebiasaan cukup minum air ternyata dapat mengurangi risiko gagal jantung 25 tahun kemudian.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebuah studi baru menunjukkan bahwa kebiasaan cukup minum air ternyata dapat mengurangi risiko gagal jantung 25 tahun kemudian.

Temuan yang dipresentasikan di European Society of Cardiology Congress 2021 pda 24 Agustus 2021 lalu menunjukkan bahwa memastikan tubuh terhidrasi dengan baik dapat memperlambat atau bahkan mencegah perubahan di dalam jantung yang menyebabkan gagal jantung, demikian kata penulis studi Natalia Dmitrieva, PhD, seorang peneliti di National Heart, Lung, and Blood Institute, bagian dari National Institutes of Health (NIH) di Bethesda, Maryland.

Baca Juga: Cara Lolos Kartu Prakerja Gelombang 21, Dijamin Dapat Uang Rp3,55 Juta

Tapi, berapa banyak air yang harus kita minum? Jumlah cairan yang direkomendasikan untuk pria adalah sekitar 15,5 gelas dan 11,5 gelas untuk wanita, demikian menurut National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine. Itu termasuk asupan cairan dari makanan.

Kadar natrium serum akan menunjukkan apakah Anda sudah cukup terhidrasi atau belum. Semakin terhidrasi Anda, semakin rendah kadar natrium serum Anda.

Menurut peneliti, seperti dilansir dari Everyday Health, ketika seseorang minum lebih sedikit cairan dan konsentrasi natrium serum naik, tubuh berusaha untuk menghemat air, yang kemudian mengaktifkan proses yang diketahui berkontribusi pada perkembangan gagal jantung.

Baca Juga: JADWAL PENCAIRAN BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan Tahap 4, Ini Cara Cek Nama Penerima

Dinukil Himedik.com, gagal jantung adalah kondisi ketika jantung tidak memompa sebaik yang seharusnya. Ketika seseorang mengalami gagal jantung, sel-sel dalam tubuh tidak mendapatkan cukup darah, yang dapat menyebabkan kelelahan dan sesak napas, menurut American Heart Association (AHA).

Halaman:

Editor: Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sesak Napas Setelah Sembuh Covid-19, Apa Penyebabnya?

Kamis, 14 Oktober 2021 | 21:30 WIB

Waspada, Pilek Menahun Bisa Jadi Tanda 3 Penyakit Ini

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:31 WIB
X